Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kuliner Tradisional

A
Penulis: Arya Nata Kesuma❯
Moch Naim, S.Sos, M.Si (IST/RADAR LAMONGAN)
Moch Naim, S.Sos, M.Si (IST/RADAR LAMONGAN)

radarlamongan.jawapos.com, Lamongan - Saat bepergian ke luar kota, Moch Naim, SSos, MSi tak akan melewatkan kesempatan mencari makanan khas daerah setempat
Beberapa makanan khas yang pernah dicicipinya di antaranya bakmi jogja, nasi goreng Jawa, dan pecel Madiun.


Advertisement

‘’Kalau kuliner saya suka masakan tradisional,’’ ujar kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Lamongan tersebut.

Dari kebiasaan mengunjungi tempat - tempat makan tradisional, membuat Naim ingin mencoba memasak makanan tersebut.

Dia membuka usaha kuliner.

Advertisement

‘’Hobi yang dijadikan usaha, jadi menghadapi pensiun ada kesibukan,’’ kata laki-laki 55 tahun ini.

Naim mengaku pernah beberapa kali gagal memasak bakmi Jogja.

Dia akhirnya senang bisa memasak makanan tersebut.

Advertisement

Kini Naim membuat usaha bakmi Jogja di Lamongan.

‘’ Masak hanya sekadar mi dan nasi goreng, simpel,’’ ujar bapak tiga anak ini. (sip/yan)

 

Advertisement
Editor : Arya Nata Kesuma
Sumber : Radar Lamongan

Artikel Terkait

Pemkab Lamongan Perkuat Sinergi Hadapi Bencana Hidrotermologi

Pemkab Lamongan Perkuat Sinergi Hadapi Bencana Hidrotermologi

Pemerintah Kabupaten Lamongan melakukan langkah cepat dalam menyikapi potensi bencana alam yang akan terjadi, dengan melakukan koordinasi bersama.

Bupati Yes Paparkan Megpreneur dan SIMas KDP di IGA 2026 

Bupati Yes Paparkan Megpreneur dan SIMas KDP di IGA 2026 

Di hadapan tim penilai yang dimoderatori Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan Kemendagri, T.R. Fahsul Falah, Bupati Yes menegaskan komitmen Pemkab Lamongan dalam melahirkan inovasi yang berdampak langsung

Gempur Saloka Kawasan Babat Tuntas, Tinggal Sasar Dalam Kota Lamongan

Gempur Saloka Kawasan Babat Tuntas, Tinggal Sasar Dalam Kota Lamongan

Kepala Dinas PU SDA dan Bina Konstruksi Lamongan Erwin Sulistya Pambudi menjelaskan, gerakan bersih lumpur saluran dalam kota (gempur saloka) menjadi agenda rutin tahunan untuk menjaga kelancaran aliran air.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer