Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kabupaten Gresik Usulkan Lima Ranperda Inisiatif

R
Penulis: Redaksi❯
Dengar pendapat masyarakat Kabupaten Gresik terhadap Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Gresik tahun 2026. (Istimewa/Radar Lamongan)
Dengar pendapat masyarakat Kabupaten Gresik terhadap Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Gresik tahun 2026. (Istimewa/Radar Lamongan)

Advertisement

GRESIK, RADARLAMONGAN.CO - DPRD Gresik sedang melakukan serap aspirasi masyarakat untuk penyusunan rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisiatif mulai 22 Agustus 2026. Tahun ini, legislatif mengusulkan sebanyak lima ranperda.

Lima ranperda yang diusulkan itu berangkat dari kebutuhan masyarkat. Komisi I mengusulkan Ranperda tentang pembangunan desa. Komisi II mengenai penyelenggaraan keolahragaan, Komisi III terkait perubahan Perda Nomor 7 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan penanggulangan kebakaran. Sementara Komisi IV mengusulkan perubahan perda terkait fasilitasi ketenagakerjaan. Selain itu, Bapemperda mengusulkan ranperda tentang pendidikan wawasan kebanbsaan.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gresik Khoirul Huda mengatakan public hearing bakal dimanfaatkan masing-masing anggota untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait usulan ranperda tersebut. Yakni untuk mendapatkan masukan maupun usulan sebagai tambahan bahan pertimbangan.

“Harapannya ada masukan dari masyarakat sebelum nanti dibahas melalui panitia khusus (pansus),” ucapnya.

Huda menyebut bahwa DPRD Gresik sedang mengebut ranperda tersebut agar segera tuntas menjadi perda. Terkait ranperda pendidikan wawasan kebangsaan, legislatif ingin memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Advertisement

Public hearing juga baru saja dilakukan pada ranperda penanggulangan kebakaran. Ketua Komisi III DPRD Gresik Sulisno Irbansyah mengatakan bahwa pembahasan regulasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan aturan, tetapi juga menyangkut kesiapan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran.

Sejumlah warga menyampaikan masih minimnya sosialisasi dan edukasi mengenai langkah pencegahan maupun penanganan kebakaran. “Masyarakat berharap dinas terkait lebih sering turun memberikan edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan kebutuhan edukasi tersebut semakin penting karena Gresik merupakan daerah industri dengan aktivitas yang kompleks. Di sisi lain, pertumbuhan kawasan perumahan dan keberadaan lahan kosong di sejumlah desa juga menjadi potensi risiko, terutama saat musim kemarau.

“Kebakaran bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Karena itu masyarakat perlu mendapatkan pemahaman dan edukasi yang cukup,”ucapnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi menyebut bahwa selain persoalan pencegahan, masyarakat juga menyoroti kecepatan respons petugas pemadam kebakaran (PMK). Dia menyebut masih ada keluhan warga di wilayah yang cukup jauh dari pusat layanan, seperti Kecamatan Kedamean dan Menganti.

Advertisement

Artikel Terkait

DPRD Kabupaten Gresik Setujui Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

DPRD Kabupaten Gresik Setujui Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi menyepakati Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026.

Dukungan DPRD Kabupaten Gresik Terhadap Rencana Perbaikan Jalan Poros Desa (JPD) Serap Aspirasi Masyarakat, Alokasikan Anggaran Melalui APBD

Dukungan DPRD Kabupaten Gresik Terhadap Rencana Perbaikan Jalan Poros Desa (JPD) Serap Aspirasi Masyarakat, Alokasikan Anggaran Melalui APBD

Untuk mendukung jalannya perbaikan JPD, DPRD Kabupaten Gresik langsung mengambil sejumlah langkah strategis. Di tahap awal, seluruh wakil rakyat mendata sekaligus meminta masukan warga terkait jalan-jalan desa

Tingkatkan Layanan Publik, DPRD Kabupaten Gresik Raih Penghargaan JDIH Terbaik I Jawa Timur

Tingkatkan Layanan Publik, DPRD Kabupaten Gresik Raih Penghargaan JDIH Terbaik I Jawa Timur

Kabupaten Gresik berhasil meraih penghargaan Terbaik I Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer