Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setia Rawat Resep Rawon - Soto Daging

M
Penulis: M. Gamal Ayatollah❯
RESEP WARISAN: Atik di warungnya yang menjual rawon dan soto daging. (Gamal A/Radar Lamongan)
RESEP WARISAN: Atik di warungnya yang menjual rawon dan soto daging. (Gamal A/Radar Lamongan)

Advertisement

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Pijar sang surya mengubah suasana menjadi lebih terang di Jalan Andansari, Kelurahan Sukomulyo.

Di salah satu bangunan sederhana, aroma rempah mendadak memeluk pagi. Asap tipis dari wadah besar, membawa harum rempah racikan yang tak pernah berubah sejak 1991.

Di balik kepulan uap, itu jemari Atik, 44, cekatan menyiramkan kuah pekat ke atas mangkuk.

Dia adalah pewaris setia dari legasi cita rasa sang ibu, Tuminah. Di tengah daerah yang masyhur dengan soto ayamnya, kedai mungil ini mantap meniti jalan sunyi: merawat kelezatan rawon dan soto daging sapi.

Menu khas di warung milik Atik di Jalan Andansari, Kelurahan Sukomulyo Lamongan (Gamal A/Radar Lamongan)
Menu khas di warung milik Atik di Jalan Andansari, Kelurahan Sukomulyo Lamongan (Gamal A/Radar Lamongan)

Advertisement

"Kalau bumbu, tak ada yang dikurangi dari (resep) Ibu. Soalnya sudah lama ikut dan semua kini (meracik) bumbu sendiri," tutur Atik.

Setiap harinya, tak kurang dari enam kilogram daging dan jeroan olahan disiapkan.

Daging sapi direbus perlahan hingga menguapkan kaldu gurih yang pekat, sebelum dipadukan dengan bumbu racikan sendiri.

"Untuk jeroan lebih cenderung dilakukan presto sehingga lebih cepat empuk," jelasnya. 

Kesetiaan pada resep lintas generasi itu tak pernah mengkhianati hasil.

Mulai dari pegawai kantoran, warga sekitar, hingga pejabat rela memarkir kendaraannya di sekitar warung demi semangkuk porsi kenikmatan seharga Rp 35 ribu. (mal/yan)

Advertisement

Artikel Terkait

Soto Bening Mashudah: Merawat Wangi Kaldu Masa Lalu, Dari Sang Kakek, Bertahan tanpa Koya di Lapak Pasar Baru Lamongan 

Soto Bening Mashudah: Merawat Wangi Kaldu Masa Lalu, Dari Sang Kakek, Bertahan tanpa Koya di Lapak Pasar Baru Lamongan 

Menjaga konsistensi rasa selama puluhan tahun jelas bukan perkara gampang, apalagi di tengah gempuran harga bahan pokok yang kerap mencekik. Namun Soto Bening Mashuda tetap menjaga kepercayaan pelanggannya.

Soto Kikil Keben Dobrak Pakem Koya Soto Khas Lamongan

Soto Kikil Keben Dobrak Pakem Koya Soto Khas Lamongan

Asmaul adalah penerus generasi kedua soto kikil Keben, Dia melanjutkan estafet usaha yang dirintis mertuanya. Asmaul sudah tiga tahun terakhir berjualan soto kikil. 

Warung Pecel Supatiah di Karanggeneng Merawat Resep Legendaris Sejak 1981

Warung Pecel Supatiah di Karanggeneng Merawat Resep Legendaris Sejak 1981

Nasi pecel Bu Supatiah di Kecamatan Karanggeneng merupakan salah satu makanan legend yang sudah ada sejak tahun 1981.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer