
Jadi Satu - satunya Atlet Lamongan yang Mewakili Jawa Timur
radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Kerap dihantam lelah dan himpitan waktu, Ridho Guntur Setiawan memilih terus melangkah; merebut medali demi medali sebagai prasasti perjuangannya sebagai seorang petarung dari Kabupaten Lamongan.
RIKA RATMAWATI, Radar Lamongan
Gemuruh sorak penonton perlahan menyurut menjadi sunyi yang mengendap setelah wasit Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di Bekasi mengangkat tangan pemenang. Namun, bagi Ridho Guntur Setiawan, tiap detik pertarungan masih bergetar hebat di dalam dadanya. Ada senyum bangga yang mekar di bibir pemuda asal Desa Yungyang, Kecamatan Modo, itu. Senyum yang dirawat dari ribuan jam latihan berat, memeras keringat, dan menempa nyali.
Pemuda berbadan tegap berusia 25 tahun itu tampil di kejurnas. 4 — 9 Agustus lalu mewakili kontingen Jawa Timur. Ridho berlaga di kategori elite senior 51 kilogram (kg). Dia menjadi satu - satunya pendulum harapan Lamongan di antara 87 atlet yang dikirim Jawa Timur. “Sebelum kejurnas ada pemusatan latihan, senang juga karena banyak yang kenal,” tuturnya.
Ridho memang gagal naik ke podium tertinggi. Dia harus mengakui keunggulan rivalnya dari Bali di partai pamungkas. Namun, kalungan medali perak itu tidak memudarkan kilau perjuangannya. Bagi Ridho, arena pertarungan adalah ruang kontemplasi yang tak pernah sepi dari pembelajaran.
“Alhamdulillah, saya sudah berusaha semaksimal mungkin, ini akan menjadi pembelajaran ke depannya,” ujarnya.



