LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Ibadah haji dan umrah merupakan momen penting yang membutuhkan persiapan fisik dan mental, termasuk asupan makanan yang cukup untuk menjaga stamina.
Bagi jemaah yang bosan merasakan sajian standar dari hotel, menjajal kuliner legendaris di Makkah dan Madinah bisa menjadi alternatif menarik untuk mengisi waktu luang.
Baca Juga: Pengedar Sabu yang Terrtangkap di Mantup Dituntut Lima Tahun Penjara
Tidak perlu khawatir tentang tempat makan yang bersih dan enak, karena banyak restoran yang sudah menjadi langganan jemaah Indonesia.
Berikut ini adalah lima restoran yang patut dicoba untuk merasakan hidangan lezat selama beribadah di Tanah Suci.
-
Raydan Restaurant
Tempat ini menjadi salah satu rujukan untuk mencicipi masakan Yaman dan Timur Tengah.
Kalian bisa menyantap nasi mandhi, nasi kabsah, lamb madghout, samboosa, hingga kunafa.
Harganya cukup bersahabat, mulai 9 hingga 24 Riyal atau setara Rp 42 ribu hingga Rp 111 ribu.
Baca Juga: Pasutri Asal Kabupaten Gresik Tewas Hantam Pikap di Jalan Nasional Lamongan - Tuban
Lokasinya mudah dijangkau. Di Makkah, cabangnya ada di Al Mursalat, hanya sekitar 500 meter atau 10 menit jalan kaki dari Umra Gate Masjidil Haram.
Sementara di Madinah, kalian bisa menuju Jalan Prince Mohammed Bin Abdulaziz yang berjarak lima kilometer dari Masjid Nabawi.
-
Damba Resto
Jika Kalian kangen masakan Indonesia, Damba Restaurant di kawasan Clock Tower P4 jadi jawabannya.
Tempat ini memudahkan komunikasi karena para karyawannya lancar berbahasa Indonesia.
Jaraknya juga dekat, hanya butuh 10 hingga 15 menit berjalan kaki dari King Abdul Aziz Gate.
Menu yang ditawarkan beragam, mulai dari nasi padang, lontong opor, garang asem, hingga es soda gembira.
Siapkan kocek sekitar 18 hingga 45 Riyal atau Rp 83 ribu hingga Rp 208 ribu untuk menikmatinya.
Baca Juga: LAYANAN ARPUSDA Tren Pengunjung Meningkat Tiga Bulan Pertama
-
Al Baik
Restoran cepat saji yang berdiri sejak 1974 ini hampir selalu wajib masuk daftar kunjungan.
Al Baik terkenal dengan ayam goreng broasted yang diolah menggunakan 18 bumbu rahasia, menghasilkan tekstur renyah di luar dan juicy di dalam.
Kalian bisa memakannya bersama kentang goreng dan saus bawang putih khas.
Menu lain seperti udang goreng, fish fillet, dan shawarma juga patut dicoba. Di Makkah saja ada sekitar 17 cabang, beberapa diantaranya berdekatan dengan Masjidil Haram. Gerai di Madinah juga mudah ditemukan di sekitar Masjid Nabawi bagian utara.
-
Al Romansiah
Untuk kalian yang ingin mencicipi autentik masakan Arab Saudi, Al Romansiah menyediakan aneka pilihan seperti nasi kebuli, nasi mandhi, nasi bukhari, hingga daging kambing panggang.
Di Makkah, restoran ini berlokasi di Al Masjid Al Haram Road dan Al Mursalat dengan jarak sekitar 11 kilometer dari Masjidil Haram.
Kalau berada di Madinah, kalian bisa menuju cabang King Abdul Aziz Road yang hanya 3,5 kilometer dari Masjid Nabawi, atau cabang di kawasan As Salam.
Baca Juga: PKL Di JLU Lamongan Semakin Menjamur
-
Sunda Restaurant
Pilihan kuliner Indonesia juga hadir di Madinah lewat Sunda Restaurant. Sesuai namanya, tempat ini jadi favorit jemaah karena menyajikan mi goreng, bakso mercon, nasi campur rendang, soto Betawi, hingga es cendol.
Kalian bisa mampir ke salah satu dari tiga cabangnya yang lokasinya sangat strategis, yakni di Gate 330, Gate 316, dan Gate 333. Semuanya berada di kawasan Masjid Nabawi.
Harga menunya dibanderol mulai 10 hingga 50 Riyal atau sekitar Rp 47 ribu hingga Rp 231 ribu. (mgg/ind)
Editor : Indra Gunawan