MENULIS sudah mendarah daging dikehidupan Uswatun Hasanah, S. Pd. Buktinya, Ketua IGTKI Kecamatan Karanggeneng tersebut cukup produktif.
Tercatat, 27 karya tulis sudah ditelurkannya, baik antologi maupun karya sendiri.
Target itu menyelesaikan novel yang terhenti. Kalau saat ini baru lagi menulis yakni cerita endingnya yang tidak bisa ditebak oleh orang lain, kata Uswatun, sapaan akrabnya.
Perempuan 41 tahun itu produktif menulis karena ingin memotivasi orang lain dengan hasil karyanya.
Selain itu, menulis juga menjadi sarana mencurahkan isi hatinya.
Kesan yang didapat dari menulis, senang aja. Kalau orang menulis, kita tidak butuh karya kita dihargai berapa atau buku kita laku berapa, terpenting itu karya kita dihargai dan dibaca orang lain.
Itu merupakan suatu hal luar biasa, ucap guru TK Muslimat Nurus Sibyan Karanggeneng ini.
Uswatun cukup aktif di dunia pendidikan dan organisasi.
Dia sudah pendidikan guru penggerak angkatan pertama Lamongan. Saat ini, dia sedang mengikuti guru penggerak lagi.
Kalau misal berbarengan, nanti saya pilih yang lebih urgen untuk didahulukan, kata ibu tiga anak ini. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta