LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Persela Lamongan masih terus melengkapi komposisi skuad untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.
Selain menyisakan satu slot pemain asing di posisi striker, tim pelatih juga masih berburu penjaga gawang sesuai kebutuhan manajemen.
Baca Juga: Tips Jadi MC dan Moderator Andal ala Evi Rachmawati, Mahasiswi Unisla Lamongan
Pelatih Kiper Persela, Wahyudi mengatakan, manajemen menginginkan empat penjaga gawang dalam skuad musim ini.
Komposisinya terdiri atas dua kiper berpengalaman dan dua kiper lokal. ‘’Yang sudah pasti Rafli, sekarang saya masih nego-nego dengan kiper lain,’’ katanya.
Wahyudi mengungkapkan, tinggi badan menjadi syarat utama bagi kiper lokal yang akan direkrut. Dia menginginkan penjaga gawang dengan postur di atas 180 centimeter.
Baca Juga: Lama di Liga Arab, Pelatih Asal Sugio, Lamongan Gabung Staf Kepelatihan PSIS
Disinggung terkait kriteri apa yang menjadi prioritas dalam memilih dua kiper berpengalaman untuk musim ini.
Wahyudi menjelaskan, kiper yang direkrut harus sesuai kebutuhan tim pelatih, terutama mampu membantu skema build-up permainan, memiliki loyalitas tinggi, dan bermental pekerja keras.
‘’Sesuai yang diminta Coach Bima, kiper yang dalam build-up bagus dan loyal, juga pekerja keras,’’ jelasnya.
Namun, diakuinya, jika sulit menemukan pemain yang sesuai kriteria, Persela siap melirik pemain muda yang telah memiliki pengalaman di Liga 2 maupun Liga 3.
Untuk posisi kiper lokal, Persela juga menyiapkan regenerasi jangka panjang. Wahyudi berharap keberadaan dua kiper lokal dapat menjadi stok penjaga gawang masa depan.
‘’Dua lokal buat pembinaan kedepannya agar ada stok kiper yang bisa menggantikan almarhum sahabat saya Khoirul Huda,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Mantan Gelandang Persela Gabung di Jajaran Pelatih Timnas U-17
Meski demikian, proses perekrutan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Kendala terbesar yang dihadapi tim pelatih saat ini adalah tingginya nilai kontrak para penjaga gawang.
Wahyudi menargetkan seluruh kuota empat penjaga gawang sudah terpenuhi sebelum para pemain masuk mess untuk menjalani pemusatan latihan.
Setelah skuad lengkap, seluruh kiper akan mendapatkan porsi latihan yang sama tanpa membedakan status pemain senior maupun lokal.
‘’Sama saja antara lokal dan senior, karena rata-rata yang senior juga masih di bawah 30 tahun jadi masih bisa ditingkatkan,’’ ujarnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Persela, Ragil Sudirman mengungkapkan, mayoritas pemain sudah berhasil direkrut.
Namun, masih ada beberapa posisi yang belum terisi dan kini tinggal menunggu dari manajemen.
‘’Untuk pemain sudah banyak yang masuk, tetapi masih ada beberapa kekurangan. Dari tiga kuota pemain asing, di posisi striker masih belum,’’ ujarnya. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan