radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Persela Lamongan optimistis menjelang laga perdana putaran ketiga Liga 2 Championship 2025/2026, melawan PSIS Semarang Minggu (15/2) sore di Stadion Jatidiri Semarang.
Skuad Laskar Joko Tingkir kini lebih komplit dibandingkan saat pertemuan kedua pada pekan ke-17 putaran kedua.
Saat itu, pelatih Persela, Bima Sakti Tukiman, hanya memboyong 23 pemain untuk menghadapi Mahesa Jenar.
Persela juga kehilangan sejumlah pilarnya yang hengkang.
Kemarin (12/2), skuad Persela berkekuatan 26 pemain yang berangkat ke Semarang.
Menurut Bima, kondisi semua pemain sangat bagus.
Anak asuhnya tidak ada yang terkena akumulasi.
Hanya Fardan Harahap yang tidak bisa merumput. Pemain berposisi bek tersebut masih izin cuti.
“Skuad kami sudah lengkap, semoga bisa meraih hasil positif di putaran ketiga,” harap pelatih asal Balikpapan itu.
Bima berharap Hendro Siswanto dkk bisa menjalankan skema yang diberikan dengan baik di lapangan.
Mantan asisten pelatih timnas U-23 itu juga menekankan pada kesiapan mental.
Sebab, status Persela sebagai tim tamu. Para pemain harus lebih siap dan fokus untuk menyelesaikan pertandingan dengan baik di hadapkan fans klub tuan rumah..
Menurut Bima, PSIS sekarang menjadi tim yang bagus. Klub di ibukota Jawa Tengah itu memiliki materi pemain yang unggul. Semuanya harus diwaspadai.
Wajah PSIS memang berubah sejak terjadi perubahan kepemilikan saham mayoritas klub tersebut. Bahkan, sebagian pemain Persela yang berlaga sejak putaran pertama, memilih boyongan ke PSIS. Mulai penjaga gawang Mario Londok, bek tengah Otavio Dutra, gelandang Esteban Vizcarra hingga striker Beto Goncalves.
Karena kehilangan sejumlah pemain pilarnya, keseimbangan Persela sempat terganggu sebelum bursa transfer dibuka. Bima menuturkan, pemain Persela sekarang banyak yang baru. Semua pemain memiliki kelebihan masing - masing. Mereka diminta bertanggung jawab dengan posisinya.
Menurut pelatih yang semasa menjadi pemain pernah berseragam Sampdoria, klub di Liga Italia itu, hasil kurang baik pada pertemuan sebelumnya, harus menjadi pembelajaran pemain untuk bangkit dan meraih poin. “Kami berharap kondisi pemain terus sehat dan mereka bisa meraih poin di Semarang,” harapnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma