LAMONGAN, Radar Lamongan - Budi Kurnia berencana mengambil lisensi untuk meningkatkan kompetensi kepelatihan.
Seperti diketahui, pelatih fisik Persela musim lalu tersebut baru mengantongi lisensi B AFC atau lisensi konvensional.
Menurut Budi, untuk pelatih fisik sekarang harus mengambil kursus pelatih fisik level 1 atau lisensi A AFC. Dia berencana akan mengambil level 1 pelatih fisik di Malaysia.
Rencananya setelah Lebaran, semoga dimudahkan semuanya, terang pria yang pernah menjadi pelatih fisik Persis Solo ini.
Budi mengatakan, biasanya untuk mendapatkan lisesnsi level 1 atau A AFC harus menyelesaikan tiga modul, dengan waktu sekitar tiga bulan.
Namun, dia masih terus komunikasi dengan pihak penyelenggara di Malaysia.
Sambil menunggu jadwal kursus kepelatihan, Budi menikmati waktu dengan rutin olahraga dan mengelola Yayasan Bugar Beramal Garut Jawa Barat.
Yayasan ini bergerak di bidang santunan untuk anak kurang beruntung yang mana donasinya diperoleh dari sepak bola.
Alhamdulillah banyak yang tergerak untuk berdonasi dan membantu anak-anak, ujarnya.
Disinggung mengenai Persela. Budi merasa menemukan keluarga baru di Persela.
Bahkan, dia sangat senang jika masih dipercaya sebagai pelatih di Persela musim depan.
Budi juga menaruh hati kepada kuliner khas Lamongan. Menurut Budi, Lamongan bisa dijuluki kota kuliner, karena beragam menu masakan yang sangat menggugah selera.
Selain sepak bolanya, Lamongan punya kuliner yang luar biasa nikmat, terang pelatih fisik asal Garut itu. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta