LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Lamongan berlangsung meriah dan penuh khidmat.
Dalam Karnaval Kemerdekaan Tahun 2026 ini, siswa-siswi SMP Aplikatif As Sunniyyah Sunan Drajat Lamongan sukses menyedot perhatian ribuan warga dengan menampilkan atraksi budaya dan parade tematik yang terbagi ke dalam empat barisan utama.
Mengusung tema besar ikonik wisata hingga pesan-pesan moral, rombongan ini menyajikan beragam mahakarya visual yang memadukan tradisi Nusantara, keanekaragaman hayati, sejarah perjuangan Islam, dan potensi daerah.
Baca Juga: Sebanyak 15 Ribu Lebih Mustahik Telah Menerima Manfaat Dana ZIS yang Disalurkan BAZNAS Lamongan
Parade dibuka dengan barisan panji bertema kostum burung merak yang indah, disusul replika megah Gapura Mazoola sebagai simbol eksotisme Wisata Goa Maharani.
Kemeriahan semakin lengkap lewat kemunculan beragam maskot flora dan fauna, seperti ikan bandeng dan lele, burung cendrawasih, kupu-kupu, ular hingga burung enggang yang memunculkan pesan konservasi alam dan potensi perikanan khas pesisir Lamongan.
Memasuki barisan kedua, penonton disuguhkan tema lestarikan budaya, menjaga tradisi bangsa mewujudkan Lamongan Megilan. Parade dibuka oleh barisan Bhinneka Tunggal Ika yang menampilkan ragam pakaian adat dari Sabang hingga Merauke.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Gresik Setujui Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026
Semangat kepulauan ini disempurnakan dengan aksi energik para penari Tari Saman, Tari Lele yang lincah, Tari Silir-silir yang anggun, serta puncaknya penampilan Tari Mayang Madu yang merujuk pada jejak dakwah peninggalan Sunan Drajat.
Selanjutnya, untuk mengenang jasa para ulama besar Nusantara. Tampak visualisasi barisan tokoh Nahdlatul Ulama (NU), warisan filosofi “wenehana teken marang wong kang wuta” dari Sunan Drajat, keteguhan Resolusi Jihad Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari, jiwa dinamis KH. Wahab Hasbullah, hingga keteladanan pluralisme KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Selanjutnya ada barisan petani membawa caping, cangkul, serta bakul berisi padi emas, yang melambangkan Lamongan sebagai penyokong swasembada pangan nasional.
Kemeriahan acara diakhiri dengan penampilan barisan olahraga siswa berkostum Persela yang membawa replika bola, pemain badminton, dan tim voli sebagai bentuk ekspresi sportivitas generasi muda.
Parade spektakuler ini mendapat sambutan riuh dan tepuk tangan meriah dari ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute karnaval. (*)
Editor : Indra Gunawan