LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) serentak gelombang pertama jenjang SMP berjalan lancar.
Plt Kepala SMPN 1 Lamongan Safiudin mengatakan, hari pertama pelajaran matematika dan numerisasi serta survei karakter.
Kemudian hari kedua, bahasa Indonesia, literasi dan survei suasana lingkungan belajar.
Baca Juga: 326 Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas Triwulan Pertama di Wilayah Hukum Polres Lamongan
TKA ini untuk rapor individu siswa. Meski bukan penentu kelulusan, tapi sebagai salah satu persyaratan mendaftar ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Sedangkan asesmen hampir sama, tapi hanya diikuti sampling siswa untuk rapor mutu sekolah.
Menurut dia, pelaksanaan berlangsung aman dan tidak ada kendala pemadaman.
Peserta juga bisa mengerjakan dengan tenang. Hasilnya nanti akan diumumkan bulan depan.
“Kita ada dua gelombang nantinya, semoga berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.
Baca Juga: Persela Lamongan Bersiap Melawat ke Markas Persipura Jayapura, Menang atau Peluang Lolos Tertutup
Kepala SMPN 2 Ngimbang Henri Hidayat menuturkan, hari pertama TKA Berjalan lancar, meski baru pengalaman pertama mengikuti tes setelah ujian nasional dihapuskan.
Menurut dia, kesiapan siswa ini tidak lepas dari dukungan sarana prasarana juga motivasi yang diberikan oleh guru.
Sehingga mereka lebih siap dan tidak takut. Apalagi hasil ini bukan penentu kelulusan, tapi sebagai tolok ukur untuk siswa sebelum mendaftar ke jenjang SMA/SMK.
Dia mengatakan, demi menjaga ketenangan siswa selama mengerjakan, untuk kelas 7 dan 8 diminta belajar di rumah.
“Kita minta siswa adik tingkat belajar di rumah, agar kakak kelasnya bisa lebih fokus mengerjakan,” tuturnya.
Sementara Kabid SMP Dinas Pendidikan Lamongan Nunggal Isbandi menambahkan, untuk pelaksanaan TKA di Lamongan dibagi empat gelombang.
Ada tambahan gelombang khusus, Sabtu dan Minggu. Namun untuk laporan di lapangan, sebanyak 48 lembaga negeri dan 96 lembaga swasta serentak mengikuti gelombang satu.
Bedanya, setiap lembaga sesinya bervariasi. Terdapat lembaga yang hanya satu dan sebagian hingga tiga sesi, yakni menyesuaikan laboratorium dan komputer yang tersedia.
“Semoga pelaksanaan berjalan lancar dan hasilnya baik,” tambahnya. (rka/ind)
Editor : Indra Gunawan