Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Muhammad Isa Anshori Ingin Ilmu Seni Rupa Terus Berkembang, Teras Rumah Dijadikan Media Belajar

Arya Nata Kesuma • Minggu, 2 Maret 2025 | 03:43 WIB
BELAJAR BERSAMA: Anak - anak di sanggar milik Muhammad Isa Anshori. (IST/RDR.LMG)
BELAJAR BERSAMA: Anak - anak di sanggar milik Muhammad Isa Anshori. (IST/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Muhammad Isa Anshori bermimpi memiliki sanggar seni.

Mimpi itu coba diwujudkan dengan memanfaatkan teras rumahnya.

Hari itu, ruang sederhana di teras rumah itu cukup ramai.

 Baca Juga: Mujiyanto, Guru SMAN yang Juga Seniman di Kecamatan Paciran Cintai Seni Rupa, Tak Mau Ketinggalan Desain Digital

Celoteh sejumlah anak, membuat  Muhammad Isa Anshori, harus sering membagikan perhatiannya ke mereka.

Anak - anak itu belajar melukis di rumah Isa, panggilan akrabnya.

Ruangan yang awalnya bagian teras itu dijadikan tempat sanggar dan dioperasionalkan sejak akhir 2024.

 Baca Juga: Cerita Warjito, Salah Satu Seniman di Lamongan: Belajar Seni Harus dengan Ketertarikan dan Santai (2)

Guru MIM 04 Blimbing itu memutuskan mendirikan sanggar setelah mendapatkan dukungan dari banyak pihak.

Isa sendiri sejak duduk bangku SMP sudah menggeluti dunia seni.

''Sanggar ini salah satu mimpi saya agar seni rupa ini bisa ada yang mewarisi. Saya tidak mau seni ini hilang begitu saja,” ujarnya.

Sanggar itu dibuka secara umum.

Semua yang minat seni, bisa belajar ke teras rumahnya.

Di sanggar itu, terpampang karya seni rupa mulai dari lukisan kanvas, kaligrafi, dan beberapa karya lainnya.

Isa berharap, peminat seni rupa Lamongan semakin banyak, khususnya anak usia dini.

“Sekarang anak-anak itu banyak yang minta diajari mewarnai, kolase, dan seni rupa lain untuk menggali bakat mereka,” tuturnya.

Isa mengenang saat awal dirinya terlibat di dunia seni.

Sang paman, ketika itu membutuhkan tenaga dekorasi untuk acara akhirussanah.

Melihat potensi keponakannya, Isa lalu diminta membantu melukis.

Setelah itu, ada yang memintanya melukis di tembok sekolah.

Sejak saat itu, namanya mulai dikenal.

Dari melukis, Isa bisa mendapatkan pundi - pundi uang.

Baginya, melukis adalah hobi yang ringan, tapi membutuhkan perjuangan.

Ketika badmood, dia tidak bisa menyelesaikan karya.

Jika perasaannya sedang senang, maka karya yang dihasilkan lebih banyak.

BERSAMA ANAK DIDIK: Muhammad Isa Anshori bersama siswinya. (IST/RDR.LMG)
BERSAMA ANAK DIDIK: Muhammad Isa Anshori bersama siswinya. (IST/RDR.LMG)

Melukis di kanvas, kaligrafi dan mural di tembok, sudah tak terhitung berapa kali dilakukannya.

“Kebetulan untuk kemampuan seni rupa ini diasah sendiri,” terang guru seni itu.

Isa beberapa kali diminta mewakili sekolah untuk mengikuti perlombaan bidang seni.

Kesempatan ini dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan di bidang lukis.

Isa juga pernah diminta LPTQ Lamongan untuk mewakili lomba tingkat Provinsi Jatim.

Isa sudah memiliki banyak karya.

Dia menjual karyanya sesuai pesanan.

Peminatnya, pecinta seni di beberapa kabupaten tetangga, serta Jawa Tengah dan Jawa Barat. (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#provinsi jatim #seni rupa #lamongan #inspiratif #mural #guru #melukis #lomba #Sanggar