radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Pemeliharaan rusunawa di tahun ini sudah selesai.
Sekretaris Dinas Perkim dan Cipta Karya Lamongan, Siti Zulkah, menjelaskan, pemeliharaan rutin menyesuaikan kebutuhan di lokasi.
Pemeliharaan tahun ini di antaranya perbaikan atap bocor, plafon, pagar parkir, tambahan tendon, dan pembuatan sumur bor lengkap dengan pompanya.
Menurut Zulkah, tahun lalu ada rehab beberapa kamar.
Sebab, ada cat yang mengelupas dan harus diperbaiki.
“Hanya pemeliharaan rutin, kalau penambahan fasilitas belum ada kecuali tandon karena kebutuhan,” jelasnya.
Zulkah mengatakan, kamar rusunawa sudah terisi semua.
Lantai tiga yang sempat dikosongkan untuk menunjang kegiatan pemerintahan, sekarang sudah ada penghuninya.
Saat ini, ASN yang menempati rusunawa belum ada biaya sewanya.
Mereka hanya dibebani biaya operasional kebersihan, lampu halaman, dan pemenuhan air bersih.
Zulkah menuturkan, penghuni rusunawa khusus ASN yang belum memiliki tempat tinggal dan golongan rendah, I-II.
Setiap tahunnya, penghuni dievaluasi.
‘’Kita berikan batasan waktu maksimal tiga tahun agar mereka memiliki semangat untuk mengajukan pembelian rumah tetap, ketika kesejahteraan mereka mulai ada kenaikan,” terangnya.
Zulkah menambahkan, pihaknya kembali mengajukan ke Kementrian PUPR untuk ditambah bangunannya.
Saat ini, bangunan tiga lantai itu hanya terdapat 40 kamar.
Setiap kamarnya, ada fasilitas ruang tamu, dapur, dan kamar tidur.
“Intinya kita membantu ASN yang penghasilannya masih rendah untuk memiliki hunian, namun sifatnya sementara,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma