LAMONGAN, Radar Lamongan - Kondisi median dan saluran drainase di Jalan Sunan Giri masih belum diperbaiki.
Pantauan di lapangan, drainase tersebut ada yang masih berlubang dan tidak tertutup.
Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Lamongan, Siti Zulkhah mengakui, untuk trotoar dan drainase di sana memang belum semua ditutup.
Menurut dia, petugas masih intens melakukan pengerukan kotoran, agar pembuangan berjalan lancar.
Namun untuk meminimalisasi hal yang tidak diinginkan, rencananya akan ditangani sementara.
Kita cek dulu yang masih ada tutupnya, segera ditutup agar tidak membahayakan,” ujarnya.
Zulkhah mengatakan, pembangunan median jalan dan trotoar di belakang terminal ini masih belum bisa dilakukan tahun ini.
Sebab, pihaknya fokus untuk yang dalam kota, khususnya yang jalannya sudah ditinggikan.
Meski di titik tersebut sudah ditinggikan, tapi harus diperhatikan pembuangan dari wilayah selatan.
Sehingga perbaikan drainasenya memang harus memperhitungkan pembuangan di sekitar.
Zulkhah menuturkan, lokasi tersebut juga kerap digunakan parkir kendaraan besar.
Sehingga untuk pembangunan drainase juga memperhitungkan beban juga.
Untuk pembangunan kita juga mempertimbangkan banyak hal nantinya, supaya bangunan tahan lama,” imbuhnya.
Zulkhah menambahkan, tahun ini ada beberapa pekerjaan pembangunan drainase dan trotoar.
Yakni di Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Kombespol M. Duryat, Jalan Pahlawan, Jalan Merpati, dan Jalan Andanwangi.
Pekerjaan pembangunan dimaksimalkan triwulan ketiga ini, karena sekarang masih dalam proses pengajuan di LPSE.
Harapannya pekerjaan tidak mundur supaya bisa segera dimanfaatkan untuk pedestrian.
Karena pekerjaan fisik, jadi perencanaannya harus matang agar hasilnya sesuai,” pungkasnya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta