LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Tedata sebanyak 24 penginapan di Kota Soto. Rinciannya 13 hotel dan 11 homestay. Namun jumlah hotel berbintang sangat minim.
Hanya ada satu hotel bintang tiga yakni Tanjung Kodok Resort Beach (TKBR) yang lokasinya di Pantura Lamongan. Sehingga, belum ada hotel berbintang yang berdiri di pusat kota.
Komisi A DPRD Lamongan meminta OPD terkait berusaha agar bisa menggaet investor hotel berbintang. Anggota Komisi A DPRD Lamongan, Tasirin mengatakan, pejabat luar daerah menghadiri acara di Lamongan, tapi menginap di Surabaya atau kabupaten tetangga.
‘’Saya berharap Lamongan memiliki hotel bintang lima,’’ ucapnya.
Pihaknya juga mengingatkan, OPD terkait untuk aktif mengecek izin hotel dan homestay. ‘’Sehingga retribusi dari penginapan bisa maksimal, untuk bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Lamongan,’’ ujarnya.
Senada, anggota Komisi A DPRD Lamongan, Ahmad menilai, di Lamongan sudah layak untuk dilakukan pengadaan hotel berbintang, mengingat daerah lain investor untuk hotel sudah ada.
‘’Kalau tidak bisa membangun sendiri, ya gaet investor dari luar. Jadi pertanyaan kita, apakah investor mau atau tidak, karena investor datang juga membaca peluang,’’ imbuhnya.
Selain itu, dia meminta, OPD terkait harus intens mendata hotel atau homestay, agar diketahui yang sudah berizin atau belum.
‘’Insya Allah kalau kita tahu datanya, nanti bisa mengoptimalkan PAD,’’ ucapnya.
Kabid Pemasaran Disparbud Lamongan, Sahlul Muarikh membenarkan, untuk hotel sekelas bintang hanya di TKBR. ‘’Selebihnya 12 hotel non bintang dan 11 homestay,’’ ucapnya.
Sahlul mengatakan, pihaknya tentu menginginkan adanya hotel yang bagus, untuk mendukung setiap event yang diselenggarakan. ‘’Karena dari beberapa event yang pernah kita laksanakan, beberapa tamu kesulitan terkait penginapan,’’ ucapnya.
Sebab, ketika berdiri sejumlah hotel berbintang, maka akan memberikan multiefect terhadap sektor wisata dan bisnis. ‘’Multiefect tersebut diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,’’ ujarnya. ‘’Yang pada akhirnya akan meningkatkan citra pariwisata dan pendapatan daerah,’’ sambungnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta