Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Satu Bulan Lebih Hilang Kontak, Satpolairud Polres Lamongan Buka Posko Terpadu Pencarian KMN Entok 

M. Gamal Ayatollah • Senin, 6 Juli 2026 | 06:53 WIB
Satpolairud Polres Lamongan meminta keluarga awak kapal untuk tetap tenang, berpikir positif, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya. (ISTIMEWA/RADAR LAMONGAN)
Satpolairud Polres Lamongan meminta keluarga awak kapal untuk tetap tenang, berpikir positif, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya. (ISTIMEWA/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Satpolairud Polres Lamongan bergerak cepat menangani hilangnya kapal motor nelayan (KMN) Entok.

Petugas mendirikan posko terpadu sebagai pusat koordinasi pencarian, sekaligus pusat informasi bagi keluarga awak kapal yang cemas menunggu kabar awak kapal bertonase 60 gross tonage (GT) tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, KMN Entok yang dinakhodai Siswanto, 45, asal Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, dilaporkan hilang kontak.

Baca Juga: Jalan Santai Bersama Hewan Kesayangan Sedot Animo Masyarakat Lamongan. Jadi Sarana Edukasi dan Promosi Kesehatan Hewan 

Kapal tersebut membawa 19 anak buah kapal (ABK), yang semuanya juga berasal dari Kelurahan Blimbing.

Hingga kini, keberadaan mereka belum diketahui setelah hilang kontak sekitar satu bulan.

Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP Guntur menjelaskan, posko terpadu sengaja dibuka bersama instansi terkait, guna mempermudah pendataan dan memberikan informasi yang cepat kepada keluarga korban.

Baca Juga: Jadi Peluang Usaha Menjanjikan, Berikut Cerita Peternak Kelinci di Desa Pangean, Kecamatan Maduran, Lamongan

Pihaknya juga terus menyebarluaskan informasi ini lewat media, serta berkoordinasi dengan berbagai unsur maritim di sekitar Perairan Masalembu.

‘’Namun hingga saat ini belum diperoleh informasi pasti mengenai keberadaan KMN Entok,’’ ujarnya kemarin.

Saat ini, Satpolairud Polres Lamongan intens berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Sumenep dan Basarnas, untuk mendeteksi keberadaan kapal.

 

Informasi juga disebar ke kapal-kapal yang tengah beroperasi di wilayah perairan sekitar, agar segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan KMN Entok.

‘’Kami mengimbau kepada nelayan dan kapal yang beraktivitas di sekitar Perairan Kangean, Masalembu, Bawean, maupun perairan sekitarnya agar segera melapor kepada petugas apabila melihat atau memperoleh informasi terkait keberadaan KMN Entok,’’ ungkap Guntur.

Di sisi lain, pihak kepolisian meminta keluarga awak kapal untuk tetap tenang, berpikir positif, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya.

‘’Semoga seluruh kru KMN Entok dapat segera ditemukan dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat," harapnya.

Baca Juga: Siapkan Regenerasi Jangka Panjang, Persela Lamongan Bakal Rekrut Dua Kiper Lokal

KMN Entok diketahui berangkat mencari ikan di wilayah perairan Sumenep sejak Rabu (3/6) lalu. Sudah sekitar 30 hari lebih kapal tersebut belum kembali ke Lamongan.

Padahal, biasanya kapal sejenis hanya melaut selama 18 hari dan sudah kembali bersandar. Waktu sebulan tanpa kabar ini membuat kekhawatiran pihak keluarga dan petugas semakin memuncak. (mal/ind)

Editor : Indra Gunawan
#KMN