radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Akhmad Juwariyanto alias Totok, 40, warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, yang hilang setelah tenggelam di pintu nomor 3 Bendung Gerak Sembayat (BGS) di Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Senin (23/12) sekitar pukul 10.00, akhirnya ditemukan.
Namun, kondisinya sudah tak bernyawa lagi.
Kepala BPBD Gresik, Sukardi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, F.X. Driatmiko Herlambang, mengatakan, pencarian korban dilakukan dengan melibatkan Tim SAR gabungan.
Personelnya terdiri atas perwakilan TNI-Polri, Basarnas, BPBD Gresik dan Lamongan, serta BPBD Jawa Timur.
Kemudian, Pemdes Sidomukti, relawan MDMC dan YM, serta RAPI Gresik.
Tim yang terlibat dibagi tugasnya.
Tim dari Basarnas dan dua BPBD Jawa Timur menyisir dari titik lokasi kejadian korban tenggelam ke arah kuro.
Kemudian tiga tim BPBD Gresik, empat tim BPBD Lamongan, dan 5 MDMC melakukan penyisiran dari arah titik lokasi kejadian ke arah Tambangangan Desa Sungon, Legowo.
‘’Korban ditemukan sekitar jarak 2 km dari titik korban tenggelam pukul 08.45 dan dievakuasi sekitar pukul 09.45 WIB,’’ katanya Rabu (25/12) seperti dilansir Radar Gresik.
Kejadian nahas itu berawal saat Akhmad Juwariyanto alias Totok, 40, bersama temannya yang bernama Pujiono, beristirahat di sebuah perahu saat mencari ikan.
Korban tak menyadari arus air yang tinggi.
Tiba-tiba, perahu itu terseret arus dan masuk ke pintu air nomor 3 BGS.
Perahu pun akhirnya pecah usai menabrak dinding pintu air.
Pujiono yang berhasil berenang ke tepi akhirnya bisa menyelamatkan diri.
Sedangkan Akhmad Juwariyanto alias Totok tenggelam.
Kapolsek Bungah, Polres Gresik, AKP Sujai, juga memastikan korban sudah ditemukan tim SAR gabungan.
Mayat korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum.
‘’Untuk visum dilakukan visum luar maupun visum dalam korban, sehingga bisa diketahui penyebab kematiannya,’’ katanya. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma