radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Upaya antisipasi gangguan kamtibmas selama Ramadan terus digencarkan aparat kepolisian.
Anggota Polsek Sukodadi mengamankan tiga unit motor yang ditinggalkan pemiliknya di jalan raya masuk Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi, Kamis malam (19/2).
Kendaraan tersebut diduga kuat milik gerombolan pemuda yang hendak melakukan aksi perang sarung.
‘’Ada tiga kendaraan serta sarung yang diamankan anggota di Polsek Sukodadi,’’ kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid.
Menurut dia, awalnya ada laporan warga yang resah melihat sekumpulan pemuda nongkrong di lokasi tersebut.
Anggota Polsek Sukodadi lalu meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
Kedatangan petugas rupanya membuat nyali para pemuda tersebut menciut.
Mereka membubarkan diri. Saking paniknya, mereka meninggalkan kendaraan serta perlengkapan "perang" di lokasi kejadian.
‘’Kendaraan tersebut, dua sepeda motor Honda Vario serta satu Honda Beat dan juga sarung yang sudah dibentuk sedemikian rupa,’’ jelas Hamzaid.
Tiga helai sarung yang ditemukan, sudah dimodifikasi dengan cara dililit dan dibentuk sedemikian rupa hingga mengeras, senjata khas yang kerap digunakan dalam tawuran perang sarung.
Hamzaid mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak - anak mereka.
Terutama, pada malam hingga dini hari. Tujuannya, mencegah keterlibatan anak – anak dalam kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Seperti perang sarung, balap liar, bermain petasan berlebihan, maupun konvoi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Isi bulan Ramadan dengan kegiatan positif seperti ibadah, tadarus, dan kegiatan sosial. Hindari konsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba,’’ ujarnya. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma