LAMONGAN, Radar Lamongan - Terjadi penurunan jumlah pencari kerja selama satu semester tahun ini dibanding tahun lalu.
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lamongan mendata pencari kerja melalui pemohon kartu pencari kerja (AK-1).
Mulai Januari — Juni 2024, pemohon AK-1 sebanyak 943 orang. Sedangkan Januari — Juni tahun lalu, pemohon AK-1 sebanyak 1.793 orang.
Sekretaris Disnaker Kabupaten Lamongan, Wahyu Sri Herwati mengatakan, dunia kerja mulai mengalami perubahan.
Sebab, kebanyakan remaja sekarang memilih kerja online. Selain itu, tahun lalu pemohon AK-1 membludak karena paska pandemi Covid-19.
Sekarang kembali normal lagi, terangnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (17/7).
Dia mengatakan, untuk pencari kerja didominasi lulusan SMA (selengkapnya lihat grafis).
Sedangkan, untuk pemohon kartu kerja membludak pada bulan Juli hingga Oktober.
Paling banyak Bulan Juli sampai dengan Oktober, paska lulusan sekolah, katanya.
Menurut dia, biasanya dari perusahaan tertentu mensyaratkan AK-1 untuk daftar kerja.
Sehingga, otomatis pemohon akan meminta AK-1 ke Disnaker. Dengan banyak pemohon AK-1, nantinya disnaker memiliki ketertiban terkait data.
Itu persyaratan untuk perusahaan, ujarnya.
Dengan data pencari kerja ini, pendataan akan lebih jelas.
Dan perusahaan akan lebih mudah untuk mencari calon-calon tenaga kerja, yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan, ucapnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta