LAMONGAN, Radarlamongan.co - Komisi C DPRD Lamongan memberikan perhatian serius, terhadap kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) yang masih kerap terjadi.
Komisi yang membidangi pembangunan itu bakal memanggil Dishub Lamongan dan pihak Stasiun Lamongan.
"Sudah kita agendakan Insya Allah Selasa depan (lusa) bersama Dinas Perhubungan Lamongan dan Stasiun KA Lamongan," tutur Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq.
Seperti pernah diberitakan, kakak beradik meninggal dunia tertabrak KA di perlintasan Desa Waru Kulon, Kecamatan Pucuk minggu lalu.
Mahfud, sapaan akrabnya mengatakan, pihaknya akan menekankan agar dishub dan PT KAI meningkatkan koordinasi.
"Biar nanti bisa koordinasi, sehingga bisa menekan terjadinya kecelakaan yang sering terjadi di area itu," imbuhnya.
Menurut dia, hal yang menyangkut KA berkaitan dengan pusat. Namun, politisi F-PKB ini ingin memahami perkembangan yang terjadi terkait perkeretaapian.
"Maka kami di daerah ingin rapat koordinasi terkait perkembangan dan keadaan KA di Lamongan," ucapnya.
Pihaknya juga ingin ada perbaikan di Stasiun Lamongan. Mahfud mengakui, pihaknya kerap menggunakan fasilitas KA saat melaksanakan kegiatan kedewanan.
Namun berdasarkan pengamatannya, fasilitas di Stasiun Lamongan masih jauh dibandingkan stasiun lain di Jatim.
"Kami juga ingin tahu pesoalan parkir, kenapa parkirnya sempit," tuturnya.
Selain itu, pihaknya menilai adanya tenda jualan di depan Stasiun Lamongan cukup mengganggu pemandangan.
Mahfud menuturkan, gedung kantor pelayanan di Stasiun Lamongan juga tak sebesar di stasiun lainnya.
''Kami mendorong ada pembangunan itu," tukasnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta