LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS ) Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang amanah, transparan, dan tepat sasaran.
Sepanjang semester satu Tahun 2026 (periode Januari hingga Juni), Baznas Lamongan mencatatkan penghimpunan dana sebesar Rp 5.219.607.392.
Dari total dana yang berhasil dihimpun dari para muzaki dan munfiq, BAZNAS Lamongan telah mentasharufkan sebesar Rp 5.087.636.527 (Rp 5 miliar lebih) langsung kepada 15.416 penerima manfaat, yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Gresik Setujui Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026
Pentasharufan dana ZIS semester satu tahun ini diwujudkan melalui program utama BAZNAS Kabupaten Lamongan, yakni Lamongan Cerdas sebesar Rp 412.100.000, Lamongan Sehat sebesar Rp 21.000.000, Lamongan Takwa sebesar Rp 318.464.027, dan Lamongan Peduli yang menjadi program dengan alokasi terbesar sebesar Rp 4.336.072.500.
Keberhasilan penyaluran dana ZIS ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat luas melalui 11 program Baznas, yang direalisasikan selama semester satu Tahun 2026, yakni bantuan bedah rumah atau rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan biaya hidup, khitanan massal, Gerakan Masjid Bersih bersama UPZ Masjid dan Musala se-Kabupaten Lamongan, serta bantuan peralatan shalat.
Selain itu bantuan sembako, Program Balik Mudik Gratis, beasiswa pendidikan mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga mahasiswa, Program 1 Desa 8 Mustahik di seluruh kecamatan se-Kabupaten Lamongan, santunan anak yatim, serta santunan bagi keluarga korban hilangnya nelayan di Brondong.
Realisasi berbagai program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki dan munfiq terus dihadirkan, untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Lamongan.
Baca Juga: Hasil Labfor Pasar Agrobis Babat Sudah Keluar, Polres Lamongan Segera Gelar Perkara
Tidak hanya berfokus pada program bantuan konsumtif, BAZNAS Kabupaten Lamongan juga terus mengembangkan program pemberdayaan ekonomi produktif, sebagai upaya menciptakan mustahik yang mandiri dan berdaya.
Program tersebut meliputi Balai Ternak Ar-Rohmah di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang; Balai Ternak Domba Rojokoyo di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng; serta Greenhouse Melon di Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong sebagai bentuk pemberdayaan di sektor pertanian.
Langkah inovatif lainnya diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor bersama tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, melalui program “@Klunting”(Ayam Komersial Lamongan untuk Stunting).
Program ini dikembangkan di berbagai wilayah Kabupaten Lamongan, sebagai upaya mendukung pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat sekaligus pemenuhan kebutuhan gizi keluarga secara berkelanjutan.
Untuk membebaskan pedagang kecil dari jerat rentenir, BAZNAS Lamongan juga menghadirkan program “Gaya Marinir” (Pedagang Berdaya Merdeka dari Rentenir).
Melalui berbagai program pendistribusian dan pemberdayaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lamongan berharap kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat.
Sehingga manfaat yang dihadirkan dapat menjangkau lebih banyak mustahik, serta berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Lamongan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan. (*)
Editor : Indra Gunawan