radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Sanggar Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Lamongan segera bersolek.
Setelah mangkrak dan dirobohkan lantaran rusak parah, markas para praja muda karana di tepi jalan nasional ini dipastikan dibangun ulang tahun depan.
Proyek gedung dua lantai tersebut diperkirakan menelan anggaran Rp 5 miliar dari APBD.
Baca Juga: Gerakan Pramuka Senantiasa Merawat Bumi hingga Jaga Ketahanan Pangan
Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Lamongan, Andhy Kurniawan, menjelaskan, saat ini masih tahap detail engineering design (DED).
Dia masih menunggu detailnya. Menurut dia, rencananya tahun depan dibangun pendapa dan selasarnya kemungkinan ditingkatkan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh Nalikan, menjelaskan, pembangunan sanggar pramuka dilaksanakan bertahap.
Baca Juga: Pramuka Lamongan Menyala, Generasi Muda Jadi Kekuatan Daerah
Sebelum menyentuh struktur utama, lahan telah diuruk agar rata dengan badan jalan nasional, disusul perbaikan sistem drainase guna mengantisipasi banjir saat berkegiatan.
Juga, sudah dibangun fasilitas kamar mandi. Rencananya tahun depan dibangun pendapa, kantor, dan asrama.
“Kami mohon doanya agar berjalan sesuai harapan untuk kegiatan kepemudaan di Lamongan,” jelas pria yang juga menjadi ketua Kwarcab Lamongan itu.
Sanggar di tepi jalan nasional itu menjadi sebagai penunjang kegiatan kepramukaan di Lamongan. Menurut Nalikan, pembangunannya tidak murni APBD. Ada dukungan dari Corporate Social Responsibility (CSR).
Jika pembangunan fasilitas pendapa hingga asrama berjalan lancar tahun depan, maka pemusatan kegiatan kepramukaan di Lamongan dipastikan jauh lebih terarah. Bahkan untuk program pelatihan skala besar, Kwarcab Lamongan telah menyiapkan skema kolaborasi dengan memanfaatkan kawasan Waduk Gondang. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma