Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Kebutuhan BBM di Lamongan Naik Sekitar 11 Persen, Pertamina Pastikan Cadangan Aman

Rika Ratmawati • Rabu, 18 Maret 2026 | 19:44 WIB

Pertamina memprediksi konsumsi BBM naik sekitar 11 persen akibat peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran.
Pertamina memprediksi konsumsi BBM naik sekitar 11 persen akibat peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Perayaan Ramadan hingga Lebaran berpengaruh pada konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Soto.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga Ahad Rahedi menuturkan, selama libur panjang Lebaran diproyeksikan adanya peningkatan kebutuhan BBM.

Karena ada peningkatan mobilitas masyarakat untuk sekedar ngabuburit hingga mudik Lebaran.

Konsumsi BBM periode satgas diprediksi naik 11,9 persen dari rata-rata normal 18.430 kilo liter (KL) per hari.

Sedangkan gasoil turun 9,8 persen dari hari normal 8.805 KL per hari, karena berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang.

Pertamina patraniaga memastikan distribusi akan dilakukan merata di seluruh daerah, termasuk yang rawan dan terpencil.

Sehingga kebutuhan BBM masyarakat akan dipenuhi tanpa adanya gangguan.

‘’Kita akan mengoptimalkan seluruh jaringan, 1.482 SPBU dan 900 pertashop,” tuturnya.

Disinggung terkait cadangan minyak. Ahad memastikan cadangan minyak sangat aman.

Sehingga masyarakat tidak perlu panic buying, karena Pertamina berusaha memastikan kebutuhan minyak akan terpenuhi.

Bahkan, pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi, dengan menyediakan posko layanan di titik-titik rawan kemacetan.

Tujuannya untuk memastikan kebutuhan bahan bakar aman.

Sementara itu, Manajer SPBU 5462223 di Kecamatan Tikung Sunarno mengatakan, untuk konsumsi BBM dalam satu bulan ini terdapat kenaikan.

Selain memasuki masa panen, juga bertepatan dengan momen puasa dan menjelang lebaran.

Sehingga masyarakat banyak yang beraktivitas di luar rumah, yang membuat kebutuhan semua jenis BBM mengalami kenaikan.

Menurut dia, sejauh ini untuk kebutuhan masih dicukupi oleh distributor. Namun tetap disesuaikan dengan usulan, Misalnya ketika pertalite habis, maka biasanya akan langsung dialihkan ke jenis yang tersedia.

‘’Masyarakat sudah mulai sadar, jadi tidak selalu mencari pertalite, sebagian sudah beralih ke ron yang lebih tinggi,” ujarnya. (rka/ind)

Editor : Arya Nata Kesuma
#panic buying #lebaran #bahan bakar minyak (bbm) #lamongan #libur panjang #ramadan #konsumsi bbm #Stok Aman