radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Genderang Operasi Ketupat Semeru 2026 resmi ditabuh di Lamongan.
Kemarin (12/3), alun - alun kota setempat tak hanya dipenuhi barisan personel gabungan.
Juga ribuan liter minuman keras (miras) dan ratusan knalpot brong hasil sitaan.
Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, menjelaskan, operasi semeru dilaksanakan mulai hari ini (13/3) selama dua pekan (25/3).
Tujuannya, menciptakan kondisi Lamongan aman dan kondusif.
Gelar pasukan kemarin untuk menjamin kenyamanan warga.
Setidaknya, 331 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, satpol PP, hingga dinas perhubungan disiagakan untuk mengawal jalur — jalur perjalanan.
"Semuanya akan ditempatkan di pospam dan pos lainnya," katanya.
Operasi semeru kali ini menitikberatkan pada kelancaran lalu lintas, khususnya di jalur pantura.
Petugas berupaya keras memastikan tidak ada penumpukan kendaraan yang berarti, sehingga pemudik lintas provinsi dapat melintas dengan nyaman.
Polres Lamongan juga menunjukkan tajinya dalam menjaga kondusivitas wilayah dengan memusnahkan barang bukti hasil razia sebelum Ramadan hingga saat ini.
Pemusnahan miras dan knalpot itu dihadiri Bupati Yes dan Wabup Dirham.
"Knalpot brong serta minuman keras sebagai awal pemicu keributan di wilayah Lamongan antarkelompok," ucap Kapolres.
Dalam razia itu, 5,5 ton kubik minuman keras jenis arak dan tuak, serta 245 unit knalpot brong berhasil disita.
Barang bukti itu dihancurkan di alun — alun kemarin.
Kapolres berharap peredaran miras dan keberadaan knalpot brong bisa ditekan, bahkan dihilangkan dari wilayah Lamongan nantinya.(mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma