radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Persiapan operasional bus Trans Jatim koridor VII, jalur Lamongan – Paciran terus dilakukan.
Salah satunya, melakukan pemasang rambu petunjuk terkait keberadaan bus angkutan umum tersebut.
Sekretaris Dinas Perhubungan, Ermawan Ristanto, mengatakan, pemasangan rambu – rambu diperkirakan hingga pertengahan bulan ini.
Rencananya, pendirian halte dilakukan di lokasi yang dekat dengan lembaga pendidikan.
Dia memerkirakan pendirian halte tersebut selesai akhir bulan ini.
‘’Halte masih sama, tak ada perubahan, sebanyak 39 halte untuk pemberhentian bus di rute tersebut,’’ ujarnya.
Seperti diberitakan, Dishub Jatim awalnya menyiapkan bus Trans Jatim koridor VII untuk rute Sidoarjo - Surabaya melalui jalur Krembung, Krian (Sidoarjo), melewati Legundi dan Driyorejo (Gresik), lalu ke Karangpilang (Surabaya) dan masuk ke Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) Surabaya.
Namun, koridor itu mendapatkan penolakan dari Pemkot Surabaya.
Alasannya, menjaga trayek yang sudah ada. Transportasi umum yang masuk Terminal Joyoboyo adalah Suroboyo Bus, Feeder Wira-Wiri, dan angkot.
Dishub akhirnya mengalihkan koridor tersebut ke wilayah Lamongan.
Rencananya, bus berangkat dari Terminal Lamongan, menuju Jalan Basuki Rahmad Lamongan - Mastrip hingga pertigaan Plembon.
Selanjutnya, ke utara hingga kampus Unisda dan pertigaan Sukodadi, kemudian menuju ke Paciran.
Sementara dari Paciran, rute bus hampir sama. Hanya, ketika di Jalan Basuki Rahmat, bus lurus hingga belok ke Jalan Ahmad Dahlan – Sunan Drajat – Jalan Sumargo.
Selanjutnya, belok ke arah Jalan Veteran, melewati kampus Unisla, MAN 1 Lamongan, SMAN 1 Lamongan, SMKN 2 Lamongan, SMPN 2 Lamongan, dan SMAN 2 Lamongan hingga ke jalan nasional arah terminal. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma