LAMONGAN, Radar Lamongan - Jumlah tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di Lamongan belum ideal. Hanya terdapat 18 titik TPS, dengan volume sampah mencapai puluhan ton tiap harinya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan, Andhy Kurniawan mengakui hal tersebut. Namun, pihaknya memaksimalkan pekerja pengangkut sampah, agar tidak sampai ada sampah menumpuk.
Bahkan di hari besar keagamaan, petugas penyapu, pemilah, dan pengangkut tidak ada yang libur. Karena mereka harus membersihkan, serta mengangkut sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.
Menurut dia, untuk jumlah TPS ini harusnya bisa dimaksimalkan, jika kesadaran masyarakat dalam membuang sampah ke tempatnya tinggi. Sebab sampai sekarang masih ditemukan tumpukan sampah yang dibuang di tepi jalan.
Jadi petugas kadang mengambil sampah tersebut supaya tidak mengganggu pengguna jalan, tapi harapannya kita semua bisa meningkatkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, ujarnya.
Andhy menuturkan, untuk TPS kota ada empat. Jumlah ini sudah ideal karena ada TPA dan TPST. Sementara untuk wilayah lain masih memaksimalkan TPS, baik yang dikelola pemerintah daerah maupun desa.
Menurut dia, rencana untuk membangun TPST di wilayah utara masih berlanjut. Harapannya dengan adanya TPST baru nanti bisa mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA. Karena sudah dilakukan pemilahan.
Kalau ada TPST Insya Allah permasalahan sampah bisa tertangani bertahap," imbuhnya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta