radarlamongan.co - jawaposradarlamongan – Ratusan rumah di kawasan Bengawan Jero masih terdampak banjir.
Kepala Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, Anam Qosiem, menjelaskan, ada sekitar 72 rumah yang dihuni 217 jiwa terdampak banjir.
Selain itu, sepanjang 5 kilometer (km) jalan pemukiman dan 2 km jalan poros masih kebanjiran.
Saat ini, warga mulai merasakan gatal di kaki.
‘’Soalnya kaki tidak bisa kering, kering sebentar basah lagi, kena kutu air,’’ ucapnya Senin (29/12).
‘’Kalau bisa ada pengobatan gratis di kaki. Harapan seperti itu,’’ imbuhnya.
Camat Deket, Suwanto Sastrodiharjo, mengatakan, di wilayah kerjanya, Desa Sidomulyo, Laladan, Weduni, dan Tukkerto, yang terdampak banjir Bengawan Jero.
‘’Terkait banjir, yang kita perlu antisipasi penyakit, biasanya diare dan lainnya. Mudah - mudahan banjir cepat surut,’’ harapnya.
Plt Kalaksa BPBD Lamongan, Moch Na’im, menjelaskan, data rumah terdampak banjir di kawasan Bengawan Jero masih proses.
Beberapa desa di Kecamatan Kalitengah, Glagah, Turi, Karangbinangun, dan Deket, terdampak banjir ini.
‘’Kami koordinasi dengan instansi terkait, berupaya mengaktifkan semua pompa,’’ ujarnya. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma