Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Kemarau Basah, Petani di Bengawan Jero Resah Karena Masa Tanam Padi Terhambat

Ahmad Asif Alafi • Selasa, 17 Juni 2025 | 00:01 WIB
Debit air mayoritas sawah tambak di wilayah Bengawan Jero masih tinggi, yang menyebabkan masa tanam padi terpaksa mundur.
Debit air mayoritas sawah tambak di wilayah Bengawan Jero masih tinggi, yang menyebabkan masa tanam padi terpaksa mundur.

LAMONGAN, RadarLamongan.co– Petani di wilayah Bengawan Jero seharusnya sudah bersiap tanam padi.

Namun kemarau basah yang terjadi, membuat sawah tambak masih di Bengawan Jero tinggi, tengah, dan dalam masih tergenang. Sehingga, masa tanam padi tahun ini dipastikan mundur dari biasanya.  

Padahal sawah tambak biasanya digunakan tanam padi satu kali dalam setahun. Wilayah Bengawan Jero bagian dalam dan tengah, yakni beberapa desa di Kecamatan Kalitengah, Karangbinangun, dan Turi.

Salah satu petani asal Kalitengah, Sartaji merasa khawatir tidak bisa tanam padi tahun ini.

‘’Air masih tinggi, panen ikan belum bisa, tanam padi juga belum bisa,’’ ucapnya sambil mengernyitkan dahi.

Kades Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, Anam Qosim mengatakan, biasanya bulan ini petani beralih tanam padi.

Namun, diakuinya, debit air yang masih tinggi, yang membuat petani belum bisa melaksanakan tanam padi. 

‘’Padahal harapan ingin tanam, tapi terlalu dalam airnya,’’ ujarnya.

Kades Bojoasri, Kecamatan Kalitengah Akhsanuddin menjelaskan, sudah sekitar sebulan jalan desa tergenang. Sedangkan sawah tambak sudah tergenang hampir empat bulan.

Petani cukup dilematis. Di satu sisi ikan tidak bisa diharapkan hasilnya karena banjir, sebaliknya tanam padi tidak bisa dilaksanakan.

‘’Ini saya sampaikan, memang fakta real masyarakat khawatir tidak bisa tanam padi,’’ tuturnya. 

Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Lamongan, Saikhu Rohman mengatakan, sebelumnya sudah terjadwal untuk tanam padi di wilayah Bengawan Jero. 

Meliputi Bengawan Jero tinggi biasanya mulai tanam padi bulan lalu, Bengawan Jero tengah biasanya mulai tanam bulan ini, dan Bengawan Jero dalam biasanya mulai tanam bulan depan. 

Saikhu menuturkan, cuaca ekstrem yang terjadi sebelumnya membuat proses pengeringan di Bengawan Jero terhambat. Selain itu suplai air di wilayah Lamongan juga masih tinggi.

‘’Otomatis masa tanam mundur,’’ imbuhnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#Bengawan Jero #kalitengah #tanam padi #lamongan #petani #kemarau basah