radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Pembangunan jalan perkebunan rampung 100 persen di bulan ini.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Moch Wahyudi, menjelaskan, tahun ini ada 31 titik pembangunan jalan tersebut.
Menurut dia, dengan infrastruktur yang baik, petani bisa langsung bertemu tengkulak.
Sehingga, rantai penjualan bisa dipangkas.
“Selama ini penjualan dari petani melalui perantara yang panjang sehingga keuntungan minim,” jelasnya.
Pembangunan jalan produksi menyesuaikan struktur tanah.
Sehingga, proyeknya ada yang agregat dan cor beton dengan alokasi setiap titik berbeda.
Titik pembangunan jalan perkebunan tahun ini turun dibandingkan tahun lalu.
Menurut Wahyudi, titik pembangunan jalan di tahun depan ada potensi turun lagi.
Tahun ini, alokasi DBHCT sekitar Rp 15 miliar.
Sedangkan tahun depan sekitar Rp 11 miliar.
“Untuk jumlah titik tahun depan masih kita sesuaikan dengan kebutuhan bantuan alat lainnya,” terangnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma