radarlamongan.jawapos.com – Lamongan – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Gresik untuk titik lokasi di Bojonegoro telah rampung.
Ratusan pelamar dinyatakan tidak hadir dalam seleksi yang terakhir digelar 28 Oktober itu.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Pemkab Gresik, Agung Endro DS, mengatakan, 901 jumlah pelamar yang tidak mengikuti tes SKD.
‘’Mereka otomatis dinyatakan gugur karena tidak ikut tes,’’ ujarnya.
Dia menjelaskan, terdata 6.820 pelamar CPNS Pemkab Gresik yang memilih tes di Bojonegoro.
Dari ribuan pelamar tersebut, 24 peserta memilih menggunakan nilai SKD CPNS tahun 2023.
‘’Yang tidak ikut tes 901. Jadi peserta yang ikut SKD kemarin sebanyak 5.895 orang,’’ imbuhnya.
Namun, pengumuman hasil nilai SKD belum dilakukan.
Sebab, pelamar CPNS Pemkab Gresik yang memilih lokasi tes di luar tilok Bojonegoro masih menjalani tes SKD hingga saat ini.
Sesuai jadwal baru, tes SKD berakhir pada 14 November mendatang.
Jika tes SKD selesai, maka BKPSDM Pemkab Gresik bakal melakukan pengolahan nilai SKD.
Hasilnya baru diumumkan pada 17 - 19 November mendatang.
Setelah itu, para pelamar yang dinyatakan lolos seleksi SKD, diminta menjalani tes SKB.
Jadwalnya, 9-20 Desember 2024.
‘’Proses seleksi CPNS dijadwalkan selesai hingga usulan penetapan NIP pada Maret 2025 mendatang,’’ tuturnya seperti dilansir Radar Gresik. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma