radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Dua remaja pengendara motor usia belasan tahun tewas setelah terlibat kecelakaan adu banteng di jembatan Made, Jalan Mastrip Lamongan kemarin (6/7).
Korban tewas itu, Habib Rifqi, 16, asal Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, serta Virgiawan Alfa, 16, remaja asal Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel, Tuban.
Keduanya mengembuskan napas terakhir setelah mengalami luka parah di bagian kepala dan patah tulang. "Kedua pengendara tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid.
Baca Juga: Tak Ada Tempat di Persela, Birrul Cari Klub Baru
Tragedi maut itu bermula ketika Habib yang mengendarai motor S 6292 JAM melaju dari timur.
Setibanya di lokasi kejadian, area Jembatan Made, dia diduga kurang konsentrasi dan nekat melaju kencang untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya.
Manuver menyalip tersebut berujung petaka. Saat bersamaan, muncul motor S 3552 EAN yang dikendarai Virgiawan Alfa dari arah berlawanan.
Adu banteng tidak dapat terhindarkan. Kedua korban langsung terpelanting keras ke aspal jalanan.
Kerasnya benturan membuat kedua kendaraan ringsek. Kedua pengendara motor mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis.
"Korban Habib Rifqi mengalami luka pada kepala, meninggal di rumah sakit. Sedangkan Virgiawan Alfa mengalami luka patah kaki kanan dan kiri, serta tangan kiri, meninggal saat menjalani perawatan," terang Hamzaid.
Petugas Satlantas Polres Lamongan langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti kendaraan, serta memeriksa sejumlah saksi mata yang mengetahui persis detik - detik kecelakaan.
Pihak kepolisian kembali mewanti - wanti masyarakat, khususnya para pengendara roda dua, agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi rambu lalu lintas. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma