Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

95 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Lamongan Sudah Hasilkan Omzet

Rika Ratmawati • Senin, 2 Februari 2026 | 21:50 WIB

 

Bangunan KDKMP secara estafet mulai dibangun di desa/kelurahan di Lamongan, termasuk di Desa Plosowahyu, Kecamatan yang sudah rampung.
Bangunan KDKMP secara estafet mulai dibangun di desa/kelurahan di Lamongan, termasuk di Desa Plosowahyu, Kecamatan yang sudah rampung.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Sebanyak 95 koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) sudah menghasilkan omzet. Rata-rata unit usaha yang dijalankan yakni gerai sembako, e-wallet, toko baju, gerai pupuk, agen LPG, dan beberapa layanan produk lainnya.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Lamongan Anang Taufik menjelaskan, untuk KDKMP yang sudah jalan ini pastinya ada omzet yang masuk. Sehingga ada perputaran modal dan keuntungan dalam bisnis yang dijalankan.

Laporan yang masuk, terang dia, omzet yang diterima dari laporan keuangan KDKMP yang sudah berjalan ini sekitar Rp 473 juta. Nominal ini masih terus berkembang karena jumlah koperasi yang bertambah.

Menurut dia, sejumlah KDKMP sudah menyetorkan unit usahanya tapi belum jalan karena masih dalam proses. Pihaknya berusaha mendampingi karena secara teknis akan dikelola masing-masing anggota.

''Kita bantu legalitasnya semua, kalau pelatihan juga dibantu, harapannya anggota juga terus meningkatkan kapasitasnya,” ujar Anang.

Lebih lanjut, ia menyatakan, untuk koperasi yang sudah berjalan ini permodalannya tentatif. Karena belum ada dukungan dari Himbara, sehingga pengembangannya dari permodalan anggota.

Kemudian ada yang kolaborasi dengan BUMDES hingga kerja sama dengan swasta. KDKMP diharapkan bisa memanfaatkan potensi lokal, kemudian menjalin kemitraan dengan pihak yang bisa membantu permodalaan maupun peningkatan SDM. Sehingga KDKMP ini mampu menjadi penggerak ekonomi lokal dengan melibatkan warga sekitar.

Terkait dengan gerai, Anang mengaku, untuk pembangunannya ditangani oleh TNI. Sehingga kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi wadah dalam meningkatkan perekonomian di tingkat desa.

Termasuk meminimalisasi adanya tumpang tindih pengelolaan BUMDES dan KDKMP, sehingga dibuatkan regulasi sendiri. Tujuannya agar keduanya berjalan bersama dan memberikan keuntungan semua anggota. “Untuk unit usaha juga disesuaikan dengan potensi di desanya,” terang Anang. (rka/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#lamongan #Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih #KDKMP