Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Kali Plalangan Meluap, Jalur Nasional Lamongan–Babat Tersendat

Anjar Dwi Pradipta • Senin, 22 Desember 2025 | 16:09 WIB
Petugas Satlantas Polres Lamongan membantu mendorong motor milik pengendara yang mogok karena melintas genangan air luapan Kali Plalangan.
Petugas Satlantas Polres Lamongan membantu mendorong motor milik pengendara yang mogok karena melintas genangan air luapan Kali Plalangan.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Lamongan sejak Minggu (21/12) sore hingga malam membuat Kali Plalangan meluap. Akibatnya, air sungai di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, menggenangi Jalan Nasional Lamongan–Babat, Senin (22/12) pagi.

Luapan air tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat cukup panjang. Kendaraan dari arah Lamongan maupun Babat harus berjalan pelan. Bahkan, antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer. Di lokasi, sejumlah sepeda motor terlihat mogok setelah nekat menerobos genangan air.

Beberapa petugas Satlantas Polres Lamongan terpantau mengatur arus lalu lintas di lokasi luberan kali Plalangan, petugas juga membantu pengendara sepeda motor yang mogok. Beberapa motor tampak didorong petugas menuju lokasi yang lebih aman agar tidak menghambat arus kendaraan lainnya.

Kasat Lantas Polres Lamongan AKP I Made Jata Wiranegara mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Ia juga menyarankan pengendara memilih jalur dengan genangan air yang lebih dangkal.

“Pengendara yang melintas di jalan ini agar tetap waspada dan sebisa mungkin melintas di jalan yang genangan airnya lebih dangkal,” ujarnya.

Kemacetan panjang membuat sejumlah pengendara terjebak cukup lama. Ilyas, warga Kecamatan Turi, mengaku motornya mogok setelah melintasi jembatan Kali Plalangan. Ia terpaksa mendorong motornya hingga ratusan meter.

“Macetnya mulai dari Karanglangit. Setelah lewat jembatan (kali plalangan, red), motor saya mogok. Saya dorong sampai sekitar 200 meter,” katanya.

Hal serupa dialami Tia, karyawan sebuah perusahaan sepatu di wilayah Kecamatan Deket. Saat hendak berangkat kerja, sepeda motor matic miliknya mogok usai menerobos genangan air. Beruntung, ia mendapat bantuan dari petugas kepolisian.

“Tadi mau berangkat kerja. Setelah lewat genangan, motor langsung mogok dan harus didorong,” terangnya.

Hingga Senin pagi, petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan membantu pengendara. Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun dan debit air sungai kembali meningkat. (jar)

Editor : Anjar D. Pradipta
#satlantas polres lamongan #lamongan #Kali Plalangan #hujan deras