Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Diawali Doa Bersama, Dua Titik APILL di JLU Lamongan Mulai Dipasang Hari Ini

Anjar Dwi Pradipta • Selasa, 23 September 2025 | 17:33 WIB
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Wabup Dirham Akbar Aksara dan Forkopimda memulai pemasangan APILL di dua titik JLU Lamongan, Selasa (23/9).
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Wabup Dirham Akbar Aksara dan Forkopimda memulai pemasangan APILL di dua titik JLU Lamongan, Selasa (23/9).

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di dua titik persimpangan Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan resmi dimulai, Selasa (23/9).

Kegiatan tersebut diawali dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, didampingi Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, serta sejumlah anggota DPRD Lamongan dan beberapa tokoh lintas agama.

Yuhronur menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk ikhtiar lahir dan batin.

“Ikhtiar batin kita lakukan dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, khususnya keselamatan dan kemanfaatan JLU. Sementara ikhtiar lahir diwujudkan melalui pemasangan APILL di dua titik perlintasan, yakni Desa Balun dan Kaliotik,” ujarnya.

Menurut Yuhronur, keberadaan traffic light diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta menertibkan arus lalu lintas di kawasan tersebut. “Selain APILL, perlengkapan lain seperti lampu penerangan juga akan terus dievaluasi agar JLU semakin nyaman dan aman,” imbuhnya.

Selama proses pemasangan, akses JLU ditutup sementara untuk menghindari gangguan kegiatan. Setelah seluruh peralatan terpasang, jalan lingkar tersebut akan kembali dibuka untuk umum.

Di sisi lain, PPK 4.5 BBPJN Jatim–Bali, Arvian Zanuardi, menanggapi persoalan median jalan dan U-turn yang sering memicu kecelakaan lalu lintas di JLU. Ia memastikan pihaknya akan melakukan kajian lebih lanjut.

“Kalau ke depan diperlukan penyesuaian, akan kita laksanakan. Sesuai arahan Pak Bupati, penyempurnaan akan dilakukan secara berkesinambungan. Sambil uji coba berjalan, evaluasi tetap dilakukan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejak JLU resmi beroperasi pada 17 Agustus 2025, rentetan kecelakaan lalu lintas kerap terjadi. Kondisi itu memicu warga Desa Balun melakukan aksi blokade pada Selasa (16/9) malam, dan mendesak pemerintah segera memasang traffic light di titik-titik rawan untuk menekan angka kecelakaan. (jar)

Editor : Anjar D. Pradipta
#bupati lamongan #Yuhronur Efendi #Dirham Akbar Aksara #doa bersama #lamongan #JLU Lamongan