LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Rencana perluasan rusunawa bagi aparatur sipil negara (ASN) dipastikan tak bisa terealisasi tahun ini.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Lamongan, Fahrudin Ali Fikri menjelaskan, usulan perluasan bangunan rusunawa belum direspon oleh Kementrian PUPR. Sebab, hingga kini belum ada surat turun dari pusat.
Usulan perluasan melihat dari banyaknya ASN golongan 1-2 yang belum memiliki tempat tinggal tetap. Meski begitu, untuk kebutuhan sebenarnya belum mendesak.
‘’Yang lama ini sudah terisi semua, setiap tahun akan dievaluasi untuk yang tinggal,’’ ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Tindak Kejahatan, Petugas Gencarkan Patroli Pada Jam Rawan di JLU Lamongann
Udin, sapaan akrabnya berharap, penghuni rusunawa bisa bergantian. Maksudnya kalau sudah mampu, sebaiknya mengambil kredit pemilikan rumah (KPR) atau membeli rumah.
Sehingga rusunawa bisa ganti penghuni baru. Tujuannya agar ASN termotivasi agar meningkatkan kinerjanya.
Menurut dia, bangunan lama sebelumnya juga dari kementerian, tapi lahannya milik daerah. Saat ini untuk lahannya sudah ada, tinggal bangunannya.
Terkait pemeliharaan, lanjut dia, setiap tahun disesuaikan kebutuhan.
Baca Juga: Tiga Kendaraan Terlibat Laka Beruntun di Jalan Nasional Lamongan-Gresik, Satu Balita Tewas di Lokasi
Untuk tahun ini ada perbaikan pavingistone halaman rusunawa, pembuatan tutup plat septic tank, mengganti lampu taman, dan perbaikan lantai dalam tandon.
Dia menuturkan, untuk pavingistone ini mengganti yang rusak dan mengangkat paving yang ambles.
Sehingga mengelilingi mulai halaman depan hingga belakang, karena nanti halamannya juga digunakan parkir.
Untuk pagar semuanya sudah terpasang, agar penghuni merasa aman.
Baca Juga: Sejumlah Wisata Desa Terbengkalai, DPRD Lamongan Minta Ada Pendampingan dari OPD Terkait
‘’Pemeliharaan paving rencana bulan depan, semoga berjalan sesuai rencana,’’ katanya. (rka/ind)
Editor : Indra Gunawan