LAMONGAN, Radar Lamongan - Jumlah calon jemaah haji (CJH) di Lamongan tahun ini diperkirakan 2.172 orang.
Rinciannya porsi urut 1.640 orang, lansia 82 orang, dan cadangan 450 orang.
Dari jumlah tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) Lamongan mendata sebanyak 1.531 yang dinyatakan istitaah (memiliki kemampuan menunaikan ibadah haji).
Dari hasil sementara, pemeriksaan kesehatan haji Kabupaten Lamongan, Alhamdulillah hampir saya pastikan hampir 95 persen, yang hasil pemeriksaan keluar istitaahnya, terang Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur.
Dia mengatakan, yang belum dinyatakan istitaah masih berproses.
Kemudian bagi jemaah saat pemeriksaan masih sakit, sehingga sistem belum menyatakan istitaah.
Untuk itu, diakuinya, tim kesehatan menganjurkan jemaah bisa melakukan pemeriksaan ulang dan disertai obat, hingga benar-benar dinyatakan istitaah.
Ini bergerak terus datanya, tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (4/2).
Sehingga, jika di tahap satu pemeriksaan belum istitaah, maka nanti diberi kesempatan pada tes kedua.
Jika sampai waktu pelunasan tidak dinyatakan istitaah, maka berarti harus tunda berangkat, terang Ghofur.
Ghofur menjelaskan, sebanyak 1.237 CJH sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih).
Sehingga, yang belum melunasi bipih sekitar 935 CJH.
Hingga kini pelunasan bipih sudah mencapai 60 persen, karena pihaknya melakukan akselerasi percepatan kepada KUA dan KBIH.
Saat ini masih proses pelunasan tahap satu, sampai Tanggal 12 Februari. Cek kesehatan hampir secara keseluruhan sudah keluar untuk istitaah, imbuhnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta