LAMONGAN, Radarlamongan.co - Gebyar PAUD 2025 berlangsung meriah di Alun-Alun Lamongan, Selasa (26/6).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Bunda PAUD Lamongan Anis Kartikawati mensosialisasikan gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat melalui lagu Anak Lamongan Hebat.
Gerak dan lagu itu juga diikuti oleh wali murid dan anak PAUD sebanyak 300 peserta sebagai bentuk dukungan terhadap program pusat 7 kebiasaan anak Indonesia hebat.
Baca Juga: Bahasa Khas Lamongan: Unik dan Gak Semua Orang Tahu Artinya
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, gebyar PAUD bukan sekedar perayaan tapi aksi nyata.
Karena ini kegiatan rutin tahunan yang memiliki tujuan utama menciptakan layanan PAUD berkualitas dan mengeksplorasi minat, bakat pendidik dan peserta didik.
Serta momentum untuk mencanangkan program wajib belajar (wajar) 13 tahun yang dimulai sejak PAUD.
Serta bentuk dukungan Pemkab terhadap program pusat yakni gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat.
“Gebyar PAUD ini rutin diselenggarakan setiap tahun dan memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini,” ujar Bupati Yes.
Baca Juga: Jonathan Bustos Resmi Jadi Pemain Asing Terbaru Persela, Ini Statistik Penampilannya
Kabupaten Lamongan menjadi daerah dengan jumlah lembaga PAUD terbanyak di Jawa Timur yakni 2.344 lembaga.
Tentu sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menyiapkan generasi emas berkualitas. Serta memberikan dampak positif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Selain itu sebagai bentu persiapan ke jenjang pendidikan selanjutnya dan mampu menurunkan angka stunting.
Hasilnya angka harapan lama sekolah di Lamongan terhitung tinggi 14,03, rata-rata lama sekolah untuk penduduk berusia 25 tahun sebanyak 8,34.
Gebyar PAUD 2025 mengangkat tema Membangun sinergi sukseskan gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dan wajib belajar tiga belas tahun.
Hal ini juga dicanangkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Yakni, bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
Gerakan tersebut bertujuan membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter kuat, sehat, cerdas, dan berdaya saing global serta mampu berkontribusi positif untuk bangsa.
Baca Juga: Lakukan Penganiayaan Saat Patrol Sahur, Pemuda asal Sukodadi Dituntut Delapan Bulan Penjara
Rangkaian Gebyar PAUD 2025 antara lain apresiasi sekolah hebat, lomba kreasi menu bergizi sebagai bentuk sosialisasi program MBG, lomba ayah bunda bercerita dengan tema 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Pemberian penghargaan untuk guru berdedikasi, penghargaan untuk guru PAUD unggulan ormas, parade guru inovatif yang diseleksi melalui ajang PENTAS PELANGI, serta pameran gelar karya dari Ormas penyelenggara PAUD kerjasama dengan Muslimat, Aisyiyah, PKK, Dharma Wanita dan RA Perwanida. (rka/ind)