radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Lamongan FC gagal meraih poin saat menghadapi Bumi Wali FC Tuban di Stadion Tuban Sport Centre Kamis (11/12).
Klub amatir asal Lamongan itu kalah dua gol tanpa balas pada laga lanjutan babak penyisihan Liga 4 Jatim.
Kekalahan tersebut membuat Lamongan FC makin sulit bersaing untuk lolos dari babak penyisihan grup.
Sebaliknya bagi Bumi Wali FC, kemenangan tersebut membuat kans lolos dari penyisihan makin terbuka.
Apalagi, tim sekabupaten, Persatu Tuban menderita kekalahan dari Perseta Tulungagung.
Bumi Wali FC kini meloncat ke posisi runner-up Grup C Liga 4 Jatim 2025 dengan empat poin.
Sementara Persatu harus turun satu peringkat ke peringkat ketiga.
Di grup ini, praktis tinggal menyisakan satu tiket.
Sebab, tiket pertama sudah digenggam Perseta yang belum tersentuh kekalahan dengan poin sempurna dari tiga kemenangannya.
Pada laga Lamongan FC vs Bumi Wali FC, tim asal Tuban itu lebih mendominasi serangan.
Striker Bumi Wali FC yang pernah membela Persela Lamongan, Bijahil Chalwa, diduetkan dengan striker kawakan Edy Winarno.
Gol pertama Bumi Wali FC di menit ke-10, tak lepas dari aksi Edy Winarno.
Dia mengirim umpan ke jantung pertahanan, yang disambar Sholakudin Nur Afida untuk menggetarkan jala gawang Lamongan FC.
Pada babak kedua, Lamongan FC semakin terdesak dan sulit keluar dari tekanan.
Gol kedua disumbangkan Bijahil Chalwa. Gol pemain asal Bojonegoro itu menjadi gol terakhir di pertandingan tersebut.
“Target kami jelas, dua pertandingan sisa, tiga poin setiap laga harus kita raih. Kami akan all-out untuk mengamankan tiket lolos grup C,” kata pelatih Bumi Wali FC Sunarno.(*)
Editor : Arya Nata Kesuma