Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kuliner Lodeh Balungan Sapi yang Menggugah Selera

M
Penulis: M. Gamal Ayatollah❯
MENU LODEH: Sutirah bersama anak di warungnya. Dia menjual sayur lodeh ikan asap dan balungan sapi. Gorengan daging sapi juga disiapkan untuk variasi menu. (GAMAL A/RDR.LMG )
MENU LODEH: Sutirah bersama anak di warungnya. Dia menjual sayur lodeh ikan asap dan balungan sapi. Gorengan daging sapi juga disiapkan untuk variasi menu. (GAMAL A/RDR.LMG )

radarlamongan.co — jawaposradarlamongan - Sayur lodeh dapat dikombinasikan dengan daging sapi, balungan, hingga ikan asapan.


Advertisement

Warung milik Sutirah, 68, di Desa Sungailebak, Kecamatan Karanggeneng, menyajikan menu tersebut.

Ditambah sensasi pedas dari cabai, membuat warung ini memiliki sejumlah pelanggan tetap. 

Sutirah menceritakan, berjualan sayur lodeh adalah pilihannya setelah berjualan mi ayam pada 2001.

Advertisement

Saat itu, pengunjung warungnya sering menanyakan apakah dirinya juga berjualan nasi. 

Setelah dipikir — pikir, Sutirah akhirnya mengubah haluan usahanya, dari mi ayam ke nasi lodeh.

Bumbu sayur lodeh juga tidak terlalu sulit.

Advertisement

Tinggal menambah rasa cenderung pedas agar ada sensasi di lidah penikmat kuliner tersebut.

Dibantu anaknya, dia mengembangkan warung tersebut.

Sutirah merasa lodeh ikan asap seperti kothok atau ikan gabus sudah sering dijumpai.

Dia lalu menambah dengan pilihan lain, balungan sapi. 

"Kalau balungan memilih ada banyak daging, sehingga pembeli tak kecewa," tuturnya.

Selain sayur lodeh ikan asap dan balungan sapi, Warung Sutirah juga menyediakan Gorengan daging sapi. (Gamal A/Radar Lamongan)
Selain sayur lodeh ikan asap dan balungan sapi, Warung Sutirah juga menyediakan Gorengan daging sapi. (Gamal A/Radar Lamongan)

Selain itu, dia menggoreng daging sapi.

Gorengan ini menjadi alternatif bagi pengunjung warung yang bosan makan dengan ikan gabus.

Sehingga, gorengan daging ini diletakkan di wadah tersendiri. 

"Setiap harinya menghabikan daging sapi 10 kilogram, (kg), sedangkan balungan 5 kg, serta ikan gabus sebanyak 10 kg," imbuhnya. 

Dia memasak 14 kg beras setiap harinya.

Sutirah tidak kesulitan untuk mendapatkan ikan gabus asapan.

Sebab, dia menerima pengiriman ikan tersebut dari langganannya. Sehingga, kualitasnya terjaga. 

Posisi warung yang di pinggir jalan raya membuat nama warungnya mudah dibaca pengguna jalan.

Sehingga, mereka yang bepergian juga bisa berhenti, makan sambil beristirahat sejenak. (mal/yan) 

Advertisement

Artikel Terkait

Aksi Curanmor Tepergok, Dihakimi Massa di Karanggeneng, Dilimpahkan ke Polsek Dukun Gresik

Aksi Curanmor Tepergok, Dihakimi Massa di Karanggeneng, Dilimpahkan ke Polsek Dukun Gresik

Warga Kecamatan Karanggeneng babak belur dihakimi massa setelah aksi pencurian motor di kawasan perbatasan Kabupaten Lamongan - Gresik dipergoki pemilik motor.

Polres Lamongan Amankan Dua Tersangka Penganiayaan di Kecamatan Karanggeneng

Polres Lamongan Amankan Dua Tersangka Penganiayaan di Kecamatan Karanggeneng

Dua pemuda asal Kecamatan Karanggeneng harus berurusan dengan hukum, setelah sebelumnya melakukan penganiayaan terhadap warga Kecamatan Kalitengah hanya karena masalah sepele.

Warung Pecel Supatiah di Karanggeneng Merawat Resep Legendaris Sejak 1981

Warung Pecel Supatiah di Karanggeneng Merawat Resep Legendaris Sejak 1981

Nasi pecel Bu Supatiah di Kecamatan Karanggeneng merupakan salah satu makanan legend yang sudah ada sejak tahun 1981.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer