Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Di bawah Komando Bima Sakti, Persela Lamongan Masih Belum Terkalahkan

Anjar Dwi Pradipta • Minggu, 18 Januari 2026 | 20:15 WIB
Debut manis Titan Agung bersama Persela Lamongan.
Debut manis Titan Agung bersama Persela Lamongan.

SLEMAN, RADARLAMONGAN.CO – Laga lanjutan pekan ke-16 Liga 2 Championship antara PSS Sleman kontra Persela Lamongan yang digelar Minggu (18/1) sore di Stadion Maguwoharjo berakhir imbang 1-1.

Sejak awal laga, Persela justru tampil lebih dominan dan menguasai jalannya pertandingan. Namun, duel berlangsung ketat dengan kedua tim saling jual beli serangan. Di tengah tekanan Persela, PSS justru mampu mencetak gol lebih dulu di babak pertama melalui Gustavo Tocantins.

Keunggulan tuan rumah bertahan hingga menjelang akhir laga, sebelum akhirnya Persela menyamakan skor melalui striker rekrutan anyar, Titan Agung, di menit-menit akhir babak kedua.

Hasil ini membuat Persela Lamongan belum terkalahkan sejak ditangani pelatih Bima Sakti. Di bawah asuhan legenda Timnas Indonesia itu, Laskar Joko Tingkir meraih satu kemenangan atas Persiba Balikpapan serta dua hasil imbang melawan tim papan atas, Barito Putera dan PSS Sleman.

Pelatih Persela, Bima Sakti, mengungkapkan rasa syukurnya atas satu poin yang diraih timnya di kandang PSS Sleman. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang para pemain sepanjang pertandingan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras pemain semua, di kandang PSS kita bisa membawa pulang satu poin. Sejak awal saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa target kita memang menang, tetapi jika tidak bisa, hasil imbang pun patut disyukuri. Mengingat PSS Sleman memiliki materi pemain yang bagus dan performa tim mereka juga sedang meningkat,” kata Bima Sakti.

Bima juga menjelaskan perubahan taktik yang dilakukan di babak kedua. Ia melihat celah di sektor sayap PSS saat kedua fullback mereka aktif membantu serangan.

“Setelah kita memasukkan beberapa pemain, karena kita melihat PSS tidak puas dengan satu gol dan fullback kanan-kiri mereka sering naik, di situ ada ruang kosong. Karena itu saya masukkan pemain di posisi wing, salah satunya Arya, lalu kita geser juga Sadewa. Di menit akhir kita juga memasukkan pemain yang fokus pada pertahanan,” jelasnya.

Disinggung terkait kemungkinan menambah komposisi tim, Bima menilai pemain lokal yang dimiliki Persela sudah cukup solid. Ia mangaku hanya membutuhkan tambahan satu slot pemain asing yang tersisa. 

“Pemain asing baru masih mengurus KITAS. Semoga pertandingan berikutnya melawan PSIS Semarang dia sudah bisa bermain,” tambahnya.

Sementara itu, pencetak gol Persela, Titan Agung, mengaku bersyukur bisa membantu timnya mencuri poin di kandang lawan.

“Syukur Alhamdulillah kita bisa mencuri satu poin. Terima kasih untuk tim pelatih, pemain, official, dan terutama suporter yang sudah datang jauh-jauh untuk mendukung kami,” ucapnya.

Di kubu PSS Sleman, pelatih Ansyari Lubis mengakui timnya kehilangan fokus di menit-menit akhir pertandingan.

“Kita tetap apresiasi semua pemain, ini pertandingan paling bagus yang saya lihat. Tapi kita dihukum karena kurang konsentrasi di akhir laga. Ini jadi evaluasi penting, karena sebelum 90 menit berakhir, berarti kita belum menang,” tegasnya.

Hal senada disampaikan pemain PSS, Ega Rizky. Pemain berposisi sebagai penjaga gawang tersebut meminta maaf karena belum mendapatkan hasil yang maksimal.

“Terima kasih kepada suporter yang sudah mendukung dan mohon maaf atas hasil satu poin ini. Semoga ke depan kami bisa bekerja lebih keras lagi dan keberuntungan berpihak kepada PSS,” pungkasnya. (jar)

Editor : Anjar D. Pradipta
#stadion maguwoharjo #sleman #ansyari lubis #Ega Rizky #Liga 2 Championship #lamongan #Titan Agung #persela #pss #bima sakti