radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Genap satu tahun sudah duet kepemimpinan Bupati Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara (Yes-Dirham) menahkodai Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Bukan waktu yang lama, namun cukup untuk meletakkan pondasi kukuh bagi 15 program prioritas yang tertuang dalam RPJMD.
Di bawah kendali pasangan ini, wajah Lamongan adalah wajah kolaborasi: menjaga amanah sembari memacu akselerasi yang sempat tertunda.
Lumbung Pangan yang Kian Kukuh
Dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Yes - Wabup Dirham, Kabupaten Lamongan semakin kukuh dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Produksi padi menembus angka fantastis 1,3 juta ton per tahun, ditopang luas tanam yang mencapai 193 ribu hektare.
Pemerintah memastikan ketersediaan air untuk produksi pertanian dengan melakukan rehabilitasi 18 daerah irigasi, yang didukung 389 embung desa dan 196 embung tampungan.
Dukungan lain yang diberikan antara lain memastikan bantuan pupuk dan benih tersalurkan untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Selain itu, di sektor pertanian didukung alsintan, pembangunan jalan usaha tani, pelatihan berbasis kelompok, dan sekolah lapang.
Dukungan dan kemauan masyarakat menjadikan nilai tukar petani (NTP) berada di angka 124,97. Angka ini adalah sinyal positif bahwa daya beli dan kesejahteraan warga di akar rumput tetap terjaga.
Semangat petani Lamongan itu sederhana: lebih baik menanam daripada menunggu. Itulah kekuatan asli Lamongan
Tak hanya padi. Sektor perikanan pun moncer dengan torehan 129 ribu ton per tahun.
Penanganan Banjir dan Ketahanan Wilayah
Ujian kepemimpinan datang lewat alam. Banjir akibat fenomena hidrometeorologi menyapa. Peningkatan curah hujan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Lamongan. Namun, respons cepat menjadi kunci.
Lewat sinergi dengan BBWS, BNPB, dan Pemprov Jatim, percepatan infrastruktur pengendali banjir langsung dikebut. Mulai dari normalisasi sungai hingga aktivasi dan penambahan pompa. Sebanyak 20 ribu paket bantuan banjir sudah diserahkan dengan tetap menjamin keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan pokok mereka.
Investasi SDM: Pendidikan dan Kesehatan
Di tangan Yes-Dirham, investasi terbaik adalah manusia. Lewat program unggulan Perintis (Pendidikan Berkualitas dan Gratis), sebanyak 7.598 siswa dan mahasiswa dari jenjang SD/MI hingga S-2 telah merasakan manfaat beasiswa.
Program pemerintah pusat juga landing dengan baik di Lamongan. Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Lamongan mendapatkan pujian yang paling siap, diikuti 75 siswa Sementara pelaksanaan makan bergizi gratis sudah menjangkau 301 ribu penerima manfaat.
Urusan kesehatan pun tak luput dari bidikan. Aktivasi RSUD Ki Ageng Brondong memperluas akses layanan kesehatan bagi warga di wilayah pantura.
Ditambah lagi dengan program Laserku (Lamongan Sehat Sejahtera dengan Kunjungan Rumah). Home care service ini telah menyentuh 1.456 jiwa. Cek kesehatan gratis program pusat juga sudah terlampaui dengan realisasi 105 persen. Ini membuktikan bahwa negara hadir hingga ke pintu rumah warga. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma