Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Target Produksi Perikanan Budidaya di Lamongan Tak Tercapai, Begini Alasannya

Ahmad Asif Alafi • Senin, 12 Januari 2026 | 18:01 WIB
FAKTOR PENTING: Petambak di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi saat menebar pupuk urea bersubsidi.
FAKTOR PENTING: Petambak di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi saat menebar pupuk urea bersubsidi.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Realisasi produksi perikanan budidaya di Lamongan tahun lalu tak tercapai. Dari target 60 ton per tahun yakni hanya terealisasi 46 ton atau sekitar 78,16 persen.

Sekretaris Dinas Perikanan Lamongan, Margono mengatakan, belum tercapainya target produksi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, terutama kondisi iklim dan cuaca yang kurang bersahabat sepanjang Tahun 2025.

Menurutnya, perubahan cuaca yang sulit diprediksi berdampak langsung pada aktivitas dan hasil budidaya ikan.

‘’Faktor utama karena cuaca. Hujan sering datang tiba-tiba, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ini sangat berpengaruh terhadap proses budidaya,” ujarnya.

Sehingga, dia menilai, adanya dukungan pupuk bersubsidi bisa menjadi faktor penunjang penting bagi para pembudidaya ikan.

Dia menyebut, Lamongan menjadi salah satu daerah dengan kuota pupuk bersubsidi sektor perikanan terbesar di Jawa Timur. Dari 14 kabupaten/ kota, Lamongan hampir mendominasi penerimaan kuota pupuk subsidi bagi petambak.

‘’Mudah-mudahan cuaca bersahabat, kemudian faktor penunjang lagi pada Tahun 2026 yakni pupuk bersubsidi,’’ ucapnya.

Tahun ini alokasi pupuk subsidi sektor perikanan di Lamongan mencapai total 52.277 ton. Rinciannya, pupuk urea sebanyak 33.956 ton, SP-36 sebanyak 17.020 ton, serta pupuk organik 1.301 ton.

Pupuk tersebut akan disalurkan ke 15 kecamatan di Lamongan. Seperti diketahui bahwa tahun ini pertama kali petani tambak kembali menerima pupuk subsidi, setelah beberapa tahun terhenti karena terkendala regulasi.

“Harapan kami tentunya para pembudidaya akan mendapatkan hasil panen yang melimpah dengan adanya kuota pupuk subsidi sektor perikanan ini, dan mudah-mudahan cuaca atau iklim juga bersahabat dengan petani,” ucapnya. (sip/ind)

Editor : Anjar D. Pradipta
#lamongan #perikanan budidaya #pupuk bersubsidi