radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Petani melon greenhouse mulai panen.
Harga jualnya cukup menggairahkan. Harga tengkulak Rp 17 ribu per kilogram (kg) dan harga kunjungan wisata Rp 20 ribu per kg.
Salah satu petani melon di Lamongan, Mat Iskan, mengatakan, petik wisata melon dibatasi hanya 25 persen.
Sisanya untuk tengkulak. Tujuannya, agar sama-sama untung.
Dia menjelaskan, saat ini jumlah petani melon cukup banyak karena lebih menguntungkan.
Setahun, petani bisa panen empat kali.
Selain itu, budidaya greenhouse minim penyakit.
“Alhamdulillah kualitas juga baik, sehingga harganya tinggi,” ujarnya.
Mat Iskan menanam melon jenis inathon RZ Belanda.
Seribu tanaman menghasilkan 1.500 kg.
Perawatan melon lebih mudah dibandingkan cabai yang sangat rentan busuk.
Menurut dia, sebagian petani melon 60 persen menggunakan pupuk buatan sendiri.
Saat ini, dia sudah bekerjasama dengan banyak tengkulak dari luar kota.
“Kalau ada 25 greenhouse (yang dikembangkan) produksi buahnya sangat banyak jadi harus bermitra juga untuk penjualannya,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma