Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Lamongan Berencana Usulkan Raperda Kendaraan Melebihi Tonase

A
Penulis: Anjar Dwi Pradipta❯
PERLU PENGAWASAN: Masih belum diaktifkannya jembatan timbang, membuat sulit untuk mengontrol kendaraan melebihi tonase yang melintas di sejumlah ruas jalan di Lamongan. (Ahmad Asip A / Rdrlmg)
PERLU PENGAWASAN: Masih belum diaktifkannya jembatan timbang, membuat sulit untuk mengontrol kendaraan melebihi tonase yang melintas di sejumlah ruas jalan di Lamongan. (Ahmad Asip A / Rdrlmg)

Radarlamongan.co – DPRD Lamongan memberikan perhatian terhadap kendaraan melebihi tonase. Selain membahayakan pengguna jalan lain, juga mempercepat kerusakan jalan. 


Advertisement

Hal itu dibahas oleh  badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Lamongan, Rabu (16/10).

Rencananya bakal diusulkan rancangan peraturan daerah (raperda), terkait kendaraan melebihi tonase yang masuk di wilayah Lamongan kota. 

‘’Itu salah satunya supaya perawatan jalan di Kabupaten Lamongan tidak selalu menyalahkan pemerintah.

Advertisement

Padahal kenyataan di lapangan, tonase-tonase yang melebihi daripada aturan, masih banyak yang masuk di wilayah kota,’’ terang Ketua Bapemperda DPRD Lamongan, Suherman.

Seperti diketahui, belakangan diduga marak truk over dimensi, over loading (odol) yang melintas.

Secara kasat mata, bak truk lebih panjang dari ukuran normal. Kondisi ini diperparah dengan belum beroperasinya jembatan timbang di jalan nasional. Sehingga tidak ada kontrol pada kendaraan yang melintas. 

Advertisement

‘’Iya itu termasuk salah alasan (adanya truk odol, Red) mengusulkan raperda ini,’’ ucap politisi F-PKB ini. 

Dalam rapat tersebut, tim bapemperda juga menindaklanjuti raperda inisiatif 2024.

Dari empat raperda sebelumnya, terdapat tiga yang sudah terealisasi.

Sedangkan masih ada satu raperda yang belum, yakni raperda penanggulangan prostitusi dan perbuatan asusila. Sebelumnya raperda tersebut masih belum disetujui.

‘’Sehingga Insya Allah kedepannya kita angkat lagi, kita telaah, kita kuatkan dengan budaya lokal, adat lokal, termasuk MUI setempat yang tidak menghendaki terhadap dua hal itu,’’ ujarnya. (sip/ind)

Advertisement
Editor : Anjar D. Pradipta
Sumber : Radar Lamongan

Artikel Terkait

Hindari Motor Putar Balik, Truk Nyangkut di Median Jalan Nasional Lamongan - Babat

Hindari Motor Putar Balik, Truk Nyangkut di Median Jalan Nasional Lamongan - Babat

Kecelakaan tunggal terjadi di jalan Nasional Lamongan - Babat, tepatnya di Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan. Truk nyangkut di median jalan setelah menghindari motor yang hendak putar balik.

Kecelakaan Motor v Motor di Desa/Kecamatan Mantup, Pengendara Asal Mojokerto Tewas 

Kecelakaan Motor v Motor di Desa/Kecamatan Mantup, Pengendara Asal Mojokerto Tewas 

Dua kejadian kecelakaan di hari Rabu (2/9) di wilayah hukum polres Lamongan, salah satunya mengakibatkan pengendara motor asal Mojokerto tewas setelah kendaraannya menabrak sesama motor dari arah berlawanan.

Truk Sabun Terguling, Jalan Nasional Babat-Tuban Macet

Truk Sabun Terguling, Jalan Nasional Babat-Tuban Macet

Arus lalu lintas di jalan nasional ruas Babat-Tuban, tepatnya di Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, tersendat Kamis (14/5). Penyebabnya, sebuah truk bermuatan sabun terguling hingga menutup sebagian badan jalan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer