Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perhatikan Batas Waktu Konsumsi Nasi Bungkus

R
Penulis: Rika Ratmawati❯
AHLI NUTRISI: Kholifatul Yuli Irawayantiningsih, nutrisionis pelaksana di RSUD dr Soegiri Lamongan. (IST/RDR.LMG)
AHLI NUTRISI: Kholifatul Yuli Irawayantiningsih, nutrisionis pelaksana di RSUD dr Soegiri Lamongan. (IST/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Nutrisionis Pelaksana di RSUD dr Soegiri Lamongan, Kholifatul Yuli Irawayantiningsih, mengatakan, nasi bungkus idealnya dikonsumsi 4 - 5 jam setelah dibungkus.


Advertisement

Tapi harus tetap memastikan bahwa makanan tersebut tidak basi dan masih layak dikonsumsi.

Ada beberapa tanda yang mudah dikenali untuk mengetahui makanan tersebut basi atau tidak.

Di antaranya, bau tidak sedap.

Advertisement

Bau ini muncul karena adanya proses oksidasi yang membuat struktur makanan berubah.

Munculnya lendir yang disebabkan karena adanya pertumbuhan mikroba, biasanya terdapat pada makanan yang bersantan.

Kemudian, makanan berubah warna dan berair.

Advertisement

Biasanya ditemukan pada menu buah dan sayur.

Warnanya menjadi lebih gelap, berair, dan tekstur lebih lembek.

Beberapa tips yang bisa dilakukan agar nasi bungkus tidak cepat basi.

Misalnya, memilih menu yang tidak berbumbu basah dan bersantan.

Proses persiapan dan pengolahan harus memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan.

Pilih bahan makanan yang masih segar.

Jangan langsung membungkus ketika nasi masih panas, jangan mencampur nasi dengan sayur atau lauk berbumbu, dan perhatikan jeda antara waktu pengemasan dan pengiriman.

Agar nasi bungkus bisa memenuhi kebutuhan gizi, sebaiknya harus mengandung gizi seimbang.

Misalnya karbohidratnya, protein, sayur dalam jumlah yang seimbang.

Selain itu, mengkonsumsi nasi bungkus dalam waktu yang sering juga tidak masalah.

Selama nasi bungkus tersebut mengandung gizi seimbang dan perhatikan masa penyimpanannya. (rka)

Advertisement

Artikel Terkait

Raih Inspiring Healthcare Figures, RSUD Dr. Soegiri Lamongan Perkuat Layanan Humanis

Raih Inspiring Healthcare Figures, RSUD Dr. Soegiri Lamongan Perkuat Layanan Humanis

Ketika komitmen dan pelayanan RSUD dr Soegiri Lamongan untuk tetap humanis dirawat secara konsisten, apresiasi pun datang mengetuk pintu secara alami.

Komitmen Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan Tingkatkan Mutu Layanan: Dokter Harus Dinamis Ikuti Perkembangan Ilmu Medis

Komitmen Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan Tingkatkan Mutu Layanan: Dokter Harus Dinamis Ikuti Perkembangan Ilmu Medis

Dunia kesehatan bergerak cepat. Dr Abdur Rohman, SpPD ungkap alasan mengapa dirinya rutin ikut workshop dan simposium ilmiah tentang kesehatan.

Gelar Istighosah Bersama, Mitra dan Relawan MBG di Lamongan Minta Kebijakan BGN Dievaluasi

Gelar Istighosah Bersama, Mitra dan Relawan MBG di Lamongan Minta Kebijakan BGN Dievaluasi

Kegiatan istighosah bersama yang diikuti mitra dan relawan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Dlanggu, Dusun Glugu, Desa Dlanggu, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu (7/11),

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer