Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar Beragam Budaya di Asrama UGM

A
Penulis: Arya Nata Kesuma❯
TINGGAL DI ASRAMA: Kenyo Kartikowengi. (IST/RDR.LMG)
TINGGAL DI ASRAMA: Kenyo Kartikowengi. (IST/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Selain sibuk persiapan ujian tengah semester, Kenyo Kartikowengi juga sedang mempersiapkan event cultural festival. Event ini sering dilaksanakan di masa akhir satu tahun periode penghuni asrama UGM.


Advertisement

Pesertanya seluruh civitas asrama, organisasi mahasiswa daerah dan umum.

Di culfest (cultural festival) akan sangat di-highlight (disoroti) soal budaya Indonesia yang beragam. Karena penghuni asrama yang berasal dari beragam budaya di Indonesia, ucap mahasiswi Universitas Gadjah Mada ini.

Menurut dia, dari kegiatan itu banyak kesan yang didapatkan. Sebab, penghuni asrama 100 persen anak rantau. Mereka terdiri atas beragam latar belakang.

Advertisement

Kenyo menuturkan, dari kegiatan tersebut dirinya belajar bagaimana cara mengorganisasi event dengan lebih profesional dan tertata rapi.

Kadang karena kita semua terdiri dari banyak latar belakang, ide yang masuk sering kali terlalu banyak dan bentrok satu sama lain. Lalu sistem manajemen yang bisa dibilang menurut saya yang masih seorang mahasiswa ini, rumit.

Karena begitu dinamis dan sangat terstruktur, kata dara asal Sekarputih, Desa Rancangakencono, Lamongan ini.

Advertisement

Kenyo saat SD sampai SMA di Lamongan jarang ikut kegiatan di luar sekolah. Saat merantau ke Jogjakarta, dirinya ketemu banyak orang dari berbagai budaya.

Jadi dipaksa belajar terus setiap saat, tapi untungnya saya punya teman asrama dan jurusan yang baik, saling support, ujar mahasiswi 20 tahun tersebut. (sip/yan)

Advertisement

Artikel Terkait

 Membelah Hari di Pondok Pesantren Sunan Drajat

Membelah Hari di Pondok Pesantren Sunan Drajat

Shilvi Carrina Nur Hidayah harus pandai membagi waktu antara tugas kuliah, organisasi, hingga kegiatan mengaji, hafalan, dan aktivitas asrama di Pondok Pesantren Putri Sunan Drajat. 

Petambak Kerapu dan Petani Melon di Lamongan Nikmati Manfaat Teknologi AIoT dari Komdigi

Petambak Kerapu dan Petani Melon di Lamongan Nikmati Manfaat Teknologi AIoT dari Komdigi

Penerapan teknologi digital Artificial Intelligence of Things (AIoT) dalam budidaya kerapu dan melon di Kabupaten Lamongan berjalan sukses.

Viral Video Siswa di Lamongan Bawa Ponsel Saat TKA, Kepala MA Al Muslimun Akui Kecolongan 

Viral Video Siswa di Lamongan Bawa Ponsel Saat TKA, Kepala MA Al Muslimun Akui Kecolongan 

Video diduga siswa di Lamongan menggunakan ponsel saat ujian tes kemampuan akademik (TKA) menghebohkan jagat media sosial X.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer