Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cekcok dengan Istri, Suami Bakar Diri

Y
BAKAR DIRI: Sejumlah petugas kepolisian menghimpun keterangan di lokasi kejadian, Rabu (9/7). (Adi Radar Mojokerto)
BAKAR DIRI: Sejumlah petugas kepolisian menghimpun keterangan di lokasi kejadian, Rabu (9/7). (Adi Radar Mojokerto)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Sw, warga di Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, sedang memasak.


Advertisement

Lansia itu terkejut ketika tiba – tiba tubuh Jp, 41, menantunya, siang itu (9/10) terbakar.

Dia langsung menyiramkan air ke tubuh menantunya.

"Karena kepanasan dia masuk ke kamar mandi, lalu keluar lagi tergeletak di lantai," tutur SW saat ditemui di TKP seperti dilansir Radar Mojokerto.

Advertisement

Siang itu, Jp memang membakar dirinya sendiri menggunakan bensin.

Beberapa hari sebelumnya, Sw mendengar menantunya ingin bakar diri.

Menurut Sw, menantu dan anak perempuannya kerap cekcok karena masalah uang.

Advertisement

Bahkan, setiap malam Jp pulang ke rumah orang tuanya di Kelurahan Wates.

"Dia bilang mau bakar diri di rumahnya sana (Wates) tapi ini tadi tiba-tiba bawa bensin dari ruang tamu dan bilang kalau mau mati. Sudah saya larang, tapi tetap disiramkan ke badan," tuturnya.

Jp menyiramkan bensin dari botol ke tubuhnya, lalu memantiknya dengan korek api di belakang rumah.

Beruntung, nyawa ayah dua anak itu terselamatkan.

Menurut Sw, hampir seluruh badan menantunya melepuh akibat terbakar, kecuali bagian kepala.

Jp masih sadar dan masih bisa menjawab pertanyaan petugas PMI Kota Mojokerto yang tak lama datang dan membawanya ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

Selama ini, Jp tinggal bersama istrinya, Fn, 38, dan dua putranya yang masing-masing berusia 15 tahun dan 7 tahun.

Di rumah yang berada di gang sempit itu, juga tinggal SW.

Sejak di-PHK dari PT Tjiwi Kimia beberapa tahun lalu, sehari-hari Jp membuka angkringan di jogging track (JT) tepi Sungai Brantas, dekat rumahnya.

Sedangkan istrinya sejak seminggu ini bekerja di Pasar Semeru.

Untung Pujiono, ketua RT setempat, membenarkan cerita Sw. Menurut dia, sudah beberapa hari terakhir terdengar pertengkaran antara Jp dan Fn.

"Dari kemarin-kemarin sudah ada pertengkaran dan kami minta supaya tidak cekcok, karena mentok dengan masalah itu akhirnya dia menyiram badannya dengan bensin," ujarnya. (*)

Advertisement
Editor : Arya Nata Kesuma
Sumber : Radar Mojokerto, Radar Lamongan

Artikel Terkait

Atlet Karate Lamongan Boyong Enam Medali Emas dari Kejuaraan di Kota Mojokerto

Atlet Karate Lamongan Boyong Enam Medali Emas dari Kejuaraan di Kota Mojokerto

Sembilan atlet karate yang dikirim Forki Kabupaten Lamongan di kejuaraan Danrem di kota Mojokerto berhasil membawa pulang enam medali emas dan tiga medali perak, enam orang otomatis lolos ke kejuaraan panglima TNI.

Viral Video Siswa di Lamongan Bawa Ponsel Saat TKA, Kepala MA Al Muslimun Akui Kecolongan 

Viral Video Siswa di Lamongan Bawa Ponsel Saat TKA, Kepala MA Al Muslimun Akui Kecolongan 

Video diduga siswa di Lamongan menggunakan ponsel saat ujian tes kemampuan akademik (TKA) menghebohkan jagat media sosial X.

Mengenal Noya Bebita Rakhaura Hanna, Anak Pendamping Pemain Timnas PSSI dari Lamongan 

Mengenal Noya Bebita Rakhaura Hanna, Anak Pendamping Pemain Timnas PSSI dari Lamongan 

Bebi yang memiliki nama lengkap Noya Bebita Rakhaura Hanna, adalah satu - satunya anak asal Lamongan yang terpilih menjadi pendamping pemain dalam partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer