LAMONGAN, Radar Lamongan — Persibo Bojonegoro masih ingin mencari lawan latih tanding. Manajemen tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu terus memantapkan kekuatan agar bisa lolos dari 80 besar putaran nasional Liga 3.
CEO Persibo Eko Setyawan mengatakan, hasil laga uji coba tidak menjadi persoalan. Terpenting, persiapan menjelang Liga 3 nasional semakin matang. Menurut dia, jajaran pelatih mencoba memberikan kesempatan kepada semua pemain untuk mendapatkan menit bermain.
Sementara itu, PSM Madiun tak mau kalah dengan tim — tim lainnya untuk menghadapi 80 besar putaran nasional Liga 3. Tim asal Kota Brem itu menambah kekuatan skuadnya agar bisa bersaing untuk lolos ke babak berikutnya.
Ada tujuh pemain baru yang sudah kami daftarkan ke PSSI, ujar pelatih PSM Kodari Amir.
Tujuh pemain itu di antaranya dua bek, tiga gelandang, dan satu striker. Dari skuad lama, hanya sekitar 60 — 70 persen saja yang dipertahankan. Beberapa pemain dilepas karena memang tidak masuk dalam skema saya, ujarnya seperti dilansir Radar Madiun.
Amir menyakini pemain yang direkrut bisa melengkapi skuad yang ada.
Saat ini, para pemain PSM belum menjalani latihan bersama. Mereka diminta latihan mandiri di rumahnya masing — masing. Para pemain baru dikumpulkan setelah lebaran.
Amir optimistis bisa membangun skuad yang ada meski waktu persiapannya agak mepet.
Pemain diinstruksikan untuk latihan sendiri — sendiri saat ini. Nanti setelah lebaran baru latihan bareng, tuturnya.
PSM Madiun berada di grup K bersama tuan rumah Persiba Bantul, Persibri Batang Hari, Persikat Ketapang, dan Bandar Sulteng.
Lawan yang paling diwaspadai adalah tuan rumah Persiba. Sebab, Persiba sudah kenyang pengalaman di kompetisi tanah air. Persiba pernah menjadi juara divisi utama. Persiba juga pernah mengikuti Indonesian Premier League (IPL). Saat itu, IPL juga diikuti Persibo Bojonegoro. Persibo kini juga lolos ke babak 80 besar Liga 3 nasional. Persibo menjadi tuan rumah dengan status juara wilayah Jawa Timur.
Selain Persiba, PSM mewaspadai Persibri yang lolos ke putaran nasional setelah menjadi juara Liga 3 Jambi.
Amir mengatakan, PSM memang berada di grup yang tidak mudah. Di atas kertas, Persiba sulit dikalahkan. Namun, mengalahkan tiga tim lainnya juga bukan pekerjaan mudah.
Saya rasa semua tim itu (grup K) berat semua ya, katanya. (*)