radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Atmim Nurona harus menyunting waktu di tengah kepungan tugas kuliah. Termasuk, menyisihkan waktu untuk merawat hafalan kitab suci.
‘’ Alhamdulillah, rasanya sangat bersyukur dan terharu karena prosesnya tidak mudah. Banyak pelajaran yang didapat, seperti belajar sabar, istiqomah, membagi waktu dengan kegiatan lain, dan lebih dekat dengan Alquran,’’ ucap mahasiswi Universitas Sunan Drajat Lamongan ini.
Mahasiswi yang akrab disapa Inun itu mampu menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran dengan lancar. ‘’Tantangan dalam menghafal yakni menjaga istiqomah setiap hari, mengatur waktu antara menghafal, murojaah, dan kegiatan lain. Hafalan mudah lupa kalau jarang diulang. Kadang merasa jenuh atau kurang semangat, Ayat - ayat yang mirip sering tertukar, jadi harus lebih teliti saat murojaah,’’ ujar mahasiswi 21 tahun ini.
Karena dedikasinya dalam bidang akademik maupun keagamaan, Perekonomian Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat memberikan apresiasi, memberangkatkan umrah mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Arab itu, Juli nanti. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma