radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Bagi Vindi Erina Agustin, kuliah sambil kerja itu diibaratkan naik roller coaster.
Ada kalanya menyenangkan dan ada kalanya melelahkan.
Kuliah sambil kerja dinilainya cukup berkesan karena tuntutan harus pandai membagi waktu.
‘’Kadang terasa kewalahan, tapi saya belajar untuk memprioritaskan tugas dan mengatur waktu secara efektif. Ini melatih kedisiplinan dan manajemen waktu saya secara luar biasa. Saya jadi lebih menghargai setiap menit yang berlalu,’’ ujar dara asal Desa Kelorarum, Kecamatan Tikung ini.
Dari kuliah, Vindi mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan.
Dia juga belajar berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berkomunikasi secara efektif.
Sementara dari kerja, dia mendapatkan pengalaman praktis yang tak ternilai harganya.
Vindi belajar bagaimana berinteraksi dengan rekan kerja, dan menghadapi tantangan di lapangan.
‘’Kerja juga memberikan saya kemandirian finansial dan rasa percaya diri yang lebih besar,’’ ujar ketua DPM Fakultas Ilmu Kesehatan periode 2024 - 2025 tersebut.
Meski sibuk kuliah dan kerja, Vindi masih menyempatkan membaca novel.
Baginya, membaca merupakan sebuah relaksasi dan investasi diri.
Dia senang membaca novel fiksi ilmiah yang penuh imajinasi, novel romantis yang mengharukan, atau novel misteri yang menegangkan.
Dia juga suka membaca novel sejarah dan biografi untuk menambah pengetahuan dan wawasan.
‘’Tidak ada genre favorit yang tetap sih, karena setiap genre menawarkan pengalaman dan pembelajaran yang berbeda," ucap mahasiswi Prodi Kesehatan Lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Lamongan ini.
‘’Membaca novel juga melatih imajinasiku dan meningkatkan kemampuan berbahasa,’’ imbuh mahasiswi berusia 20 tahun ini. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma